Damkar Halsel Catat Tujuh Peristiwa Kebakaran 2025

Jumat, 14 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHA – Tren penurunan angka kebakaran di Halmahera Selatan (Halsel) Maluku Utara sepanjang Januari-Oktober 2025.

Berdasarkan data yang diberikan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Halsel tercatat 7 kebakaran.

Sebanyak 7 kebakaran sejak Januari hingga Oktober 2025 yang ditangani Damkar dan Penyelamatan Halsel.

Angka ini tren menurun ketimbang dua tahun sebelumnya. Damkar Halsel mencatat 2024 sebanyak 7 peristiwa kebakaran.

Sementara ditahun 2023 terdapat 17 peristiwa kebakaran, tahun 2023 dikala itu berhasil mencatat terbanyak peristiwa kebakaran di Halsel.

Kadis Damkar dan penyelamatan Halsel Indra Faria Tarafanur mengaku, pemicu kebakaran ini bervariasi, terkadang penyebabnya puntung rokok yang tidak dimatikan lalu di buang sembarang, arus pendek listrik hingga korsleting listrik serta alat elektronik lainnya.

Baca Juga :  30 Ribu Relawan di 249 Desa Siap Menangkan Usman-Bassam

“Penyebab kebakaran selama 3 tahun terakhir ini bervariasi, penyebabnya ada arus pendek listrik, kosleting listrik, alat elektronik serta putung rokok yang di buang sembaran,” ungkap Faris kepada Redaksi segmen.co.id, Jumat (14/11).

Orang nomor satu di Dinas Pemadam Kebakaran Halsel itu mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati menggunakan peralatan listrik dan tidak membuang puntung rokok disembarang tempat.

“Mohon berhati-hati gunakan peralatan listrik serta tidak membuang puntung rokok sembarang, dan buanglah puntung rokok pada tempatnya,” singkat Indra Faris.

Sementara itu Kepala Bidang Pencegahan dan Informasi Damkar Halsel, Umar Alhadar menambahkan, masyarakat tetap perlu waspada terhadap potensi kebakaran di lingkungan rumah.

Menurutnya, 7 kasus peristiwa kebakaran tersebut tercatat di tiga kecamatan, yakni Bacan, Bacan Selatan, dan Bacan Timur.

Baca Juga :  Dua Periode Bergemurung Saat Bupati Bassam Resmikan Jembatan di Joronga

Semua penyebab utama berasal dari arus pendek listrik, korsleting peralatan elektronik, serta puntung rokok yang dibuang sembarangan.

“Arus pendek listrik sebanyak tiga kejadian, disusul korsleting dua kali, dan satu akibat puntung rokok,” tandasnya mengakhiri.(red)

Berita Terkait

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur
Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi
40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026
Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN
Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat
Uji Komitmen Kapolres Halsel Tutup Tambang Ilegal di Kali Raim Liaro
Fajri Ahmad Anak Buah Sherly di Halsel Jadi Tukang Jual Tanah Topsoil Ilegal
Tak Kantongi Izin DLH Halsel Akui Pengambilan Tanah Topsoil di Hidayat Ilegal
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:32 WIB

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:42 WIB

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:29 WIB

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:20 WIB

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:14 WIB

Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat

Berita Terbaru

Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan

Berita Terkini

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:32 WIB

Sahmar M. Zen, Direktur PARADE Maluku Utara. foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:42 WIB

Berita Terkini

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:29 WIB

Berita Terkini

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:20 WIB