PDI-Perjuangan Minta Dinas Pendidikan Jangan Ikut Campur Isu Ijazah Palsu

Selasa, 25 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Senen (foto: istimewa)

Muhammad Senen (foto: istimewa)

TERNATE – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Maluku Utara (Malut) tetap mendukung sepenuhnya kepada Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba. Meski di terpa isu ijazah palsu media sosial (Medsos) oleh pihak yang tak bertanggung jawab namun PDI Perjuangan tetap mendukun pasangan Usman-Bassam.

“Isu ijazah palsu jangan tuduhkan di Medsos, ijazsah palsu atau asli hanya bisa di putuskan pengadilan, kami dari PDI Perjuangan tetap mengusung Usman-Basam di Pilkada Halsel. Bahkan kami akan membela,” tegas Ketua DPD PDIP Malut, Muhammad Senen, Selasa (25/08/2020).

Muhammad Senen merasa konfrensi pers oleh SMA Muhammadiyah itu sudah sangat jelas, bahwa pihak sekolah sudah memperjelas ijazah Usman Sidik tidak bermasalah.

Baca Juga :  Tambang ilegal Kusubibi Mencari Tuan

“Pihak sekolah sudah memperjelas, Usman Sidik memang betul-betul bersekolah di SMA Muhammadiyah, terus apalagi yang di persoalkan,” tegas Ayah Erik sapaan akrap Muhammad Senen.

Ayah Erik bilang, yang diisukan ini adalah ketakutan kandidat-kandidat lain, karena kandidat Usman-Basam ditakuti. “Ini karena ketakutan Usman-Basam menang di Pilkada Halsel. Dan PDI Perjuangan tidak akan terpengaruh dengan persoalan-persoalan seperti ini,” cetusnya.

Masalah isu ijasmzah palsu, DPD PDI Perjuangan Malut memintah pihak-pihak lain tidak perlu ikut campur, terutama Dinas Pendidikan Provinsi Malut.

“Saya liat ada surat panggilan dari Dinas Pendidikan Malut terhadap Kepsek SMA Muhammadiyah, jadi saya minta Dinas Pendidikan fokus di pendidikan saja, jika Dinas Pendidikan sudah ikut campur, maka penilaian saya sudah tidak jelas,” tegas Ayah Erik.(van)

Baca Juga :  Polda Malut Bidik Pemilik Cyanida di Halsel

Berita Terkait

PWI Sebut Kadisparekraf Halsel Rasa Jubir Kusu Island Resort
ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur
Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi
40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026
Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN
Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat
Uji Komitmen Kapolres Halsel Tutup Tambang Ilegal di Kali Raim Liaro
Fajri Ahmad Anak Buah Sherly di Halsel Jadi Tukang Jual Tanah Topsoil Ilegal
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:07 WIB

PWI Sebut Kadisparekraf Halsel Rasa Jubir Kusu Island Resort

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:32 WIB

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:42 WIB

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:29 WIB

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:20 WIB

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Berita Terbaru

Kadisparekraf Halsel, Ali Dano Hasan. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

PWI Sebut Kadisparekraf Halsel Rasa Jubir Kusu Island Resort

Jumat, 31 Jul 2026 - 12:07 WIB

Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan

Berita Terkini

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:32 WIB

Sahmar M. Zen, Direktur PARADE Maluku Utara. foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:42 WIB

Berita Terkini

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:29 WIB

Berita Terkini

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:20 WIB