FPM-MU Desak Kuota 90 persen untuk Anak Daerah di Maluku Utara, Ini Alasannya

Minggu, 17 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Umum FPM-MU, M. Chaisar Efendi saat diwawancarai wartawan usai melakukan RDP dengan Komisi I DPRD Malut (foto, Humas FPM-MU).

Sekretaris Umum FPM-MU, M. Chaisar Efendi saat diwawancarai wartawan usai melakukan RDP dengan Komisi I DPRD Malut (foto, Humas FPM-MU).

Ternate – Kuota kelulusan anak daerah di Maluku Utara menjadi sorotan. Forum Peduli Masyarakat Maluku Utara (FPM-MU) mengusulkan agar kuota tersebut ditingkatkan menjadi 90% untuk penerimaan ASN, TNI, POLRI, dan instansi pemerintah lainnya.

Usulan ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi I DPRD Maluku Utara pada Kamis (7/9/2023) lalu. FPM-MU menyerahkan dokumen yang berisi pokok-pokok aspirasi masyarakat Maluku Utara.

“Kami memperjuangkan kuota kelulusan anak daerah sebesar 90% pada penerimaan ASN, TNI, POLRI, dan instansi pemerintah lainnya di Maluku Utara,” kata Chaisar Efendi, sekretaris umum FPM-MU, Sabtu (16/9/2023).

Menurut Chaisar, anak daerah yang berhak mendapatkan kuota tersebut adalah mereka yang memenuhi salah satu kriteria berikut:

Baca Juga :  Pemda Halsel Sukses Gelar Upacara Hari Pahlawan 2024

1. Orang-orang asli Maluku Utara atau yang bercampur dengan daerah lain yang sudah menetap secara turun-temurun di Maluku Utara.

2. Penduduk dari luar Maluku Utara yang sudah terdaftar sebagai warga di Maluku Utara selama minimal 3 tahun terakhir.

3. Anak daerah yang tinggal di luar Maluku Utara tetapi masih memiliki hubungan pertalian baik secara biologis, emosional, dan historis dengan wilayah Maluku Utara.

FPM-MU menolak orang-orang yang baru datang dan membuat dokumen kependudukan untuk memanfaatkan kesempatan penerimaan ASN, TNI, POLRI, dan lainnya di Maluku Utara.

“Kami tidak mau ada orang yang datang tiba-tiba dan melakukan pengurusan dokumen penduduk untuk mengambil peluang dan memanfaatkan momentum penerimaan ASN TNI-POLRI dan lainnya di wilayah Maluku Utara,” tegas Chaisar.

Baca Juga :  Harita Dukung Pendidikan Berkualitas di Pulau Obi

Usulan FPM-MU mendapat dukungan dari Komisi I DPRD Provinsi Maluku Utara. Sekretaris Komisi I, Sugeng Cahyono, mengatakan bahwa mereka akan terus mengawasi aspirasi yang disampaikan oleh FPM-MU.

“Kami akan membentuk Panitia Kerja (Panja) untuk mengkaji usulan ini. Ini adalah bentuk keseriusan kami di DPRD Provinsi Maluku Utara,” ujar Sugeng.

Berita Terkait

Wabup Halmahera Selatan Jawab Dua Ranperda 
Berita Skandal Lelang Cathlab Tiga Wartawan Dipolisikan, PWI Halsel Kecam Iksan Kaleserang
Pemda Halsel Dorong Penggunaan Aset Daerah Dioptimalkan
Tetapkan RDTR Pemda Halmahera Selatan Buka Ruang Investasi
Masyarakat Laigoma Kayoa Kembali Palang Kantor Desa
Desak Polda Maluku Utara Usut Tuntas Pelaku Pencuri Kapal Tongkang
Disperkim Halsel Pastikan Pembangunan 20 Unit MCK Leleojaya Tuntas
Ikbal Mustafa Ketum Masatawa Ucapkan Selamat HUT IKA-Togale Halsel ke 21 Tahun
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:29 WIB

Wabup Halmahera Selatan Jawab Dua Ranperda 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Berita Skandal Lelang Cathlab Tiga Wartawan Dipolisikan, PWI Halsel Kecam Iksan Kaleserang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:12 WIB

Pemda Halsel Dorong Penggunaan Aset Daerah Dioptimalkan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Tetapkan RDTR Pemda Halmahera Selatan Buka Ruang Investasi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Masyarakat Laigoma Kayoa Kembali Palang Kantor Desa

Berita Terbaru

Helmi Umar Mukshin Wakil Bupati Halmahera Selatan. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Wabup Halmahera Selatan Jawab Dua Ranperda 

Kamis, 8 Okt 2026 - 00:29 WIB

Rapat Kordinasi Penggunaan Aset Daerah yang dipimpin Wakil Bupati Halsel Helmi Umar Mukhsin. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Pemda Halsel Dorong Penggunaan Aset Daerah Dioptimalkan

Rabu, 7 Okt 2026 - 09:12 WIB

Bupati Halsel Buka Focus Group Discussion (FGD) I RDTR dan Konsultasi Publik I Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS). Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Tetapkan RDTR Pemda Halmahera Selatan Buka Ruang Investasi

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:40 WIB

Kantor Desa Laigoma Kecamatan Kayoa, Kabupaten Halmahera Selatan. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Masyarakat Laigoma Kayoa Kembali Palang Kantor Desa

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:29 WIB