Nasib 8 Guru Diujung Tanduk, Ini Penjelasan Kepsek

Jumat, 28 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nurhayat Bayan (foto: istimewa)

Nurhayat Bayan (foto: istimewa)

DARUBA – Aksi atau unjuk rasa yang dilakukan oleh Forum Alumni Madrasah Aliyah Nurul Huda Gotalamo (FAMA), pada pekan kemarin terkait pemecatan dan pemberhentian 8 guru yang dilakukan oleh Kepala Madrasah Nurul Huda Gotalamo kini diklarifikasi langsung oleh Nurhayat Bayan, sebagai Kepala Sekolah bahwa pernyataan yang disampaikan mengatasnamakan FAMA itu adanya tidak benar dan hanya persoalan mis komunikasi saja. Jumat (28/08/2020).

Kepada media ini Nurhayat Bayan membenarkan bahwa dirinya telah berupaya untuk memperjuangkan 8 guru “sebagian diantaraya saya perjuangkan mereka di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (KEMENPAN) masa saya harus memberhentikan mereka, ini tidak rasional sama sekali,” jelasnya.

Nurhayat juga membantah tudingan FAMA bahwa ia telah mendiskriminasi 8 guru honorer dengan memecat dan tidak memberikan mereka jam mengajar itu tidak benar.

Baca Juga :  Pemda Halsel dan Univesitas Muhammadiyah Jakarta Kolaborasi Bangun SDM Berkualitas

“Saya tidak pernah diskriminasi mereka dan pecat mereka.Tapi mereka mengatasnamakan saya yang pecat dan lainnya, maka keputusan itu tidak bisa lagi. Karena ini internal madrasah kami dan internal punya urusan. Tapi bagimana alumni bisa tahu?” ujarnya.

Aksi yang dilakukan itu tidak benar, karena sejauh ini 8 orang guru itu aman-aman, hanya saja mereka belum diperintahkan untuk mengajar sehingga mereka beranggapan bahwa mereka tidak lagi mengajar di Sekolah MA Nurul Huda Gotalamo, namun sebenarnya tidak seperti itu.

“Saya pribadi menyesali sikap FAMA, karena tanpa silaturahmi dan komunikasi mereka langsung melakukan Aksi dan mencemari nama baik saya,” sesal Nurhayat.

Lanjut Nurhayat untuk mengkaji dan menelusuri sebetulnya Forum alumni ini belum pernah dibentuk, karena sudah ditanyakan kepada beberapa guru dan mereka mengatakan bahwa waktu itu memang kami pernah lakukan reuni tapi belum dibentuk. Bahkan sampai di internal madrasah juga mereka belum tahu kalau forum itu suda terbentuk. Yang anehnya lagi, anak-anak yang baru lulusan kemarin itu bisa mengetahui sejarah madrasah dan mengatasnamakan saya memecat 8 Guru, ucapnya kesal.

Baca Juga :  Jelang Eksekusi, Pemda Halsel Minta Tiong San Kosongkan Gedung Bungalow lll

“Untuk pembentukan alumni MA sejau ini belum ada. Karena itu ia mempertanyakan alasan pendemo membawa-bawa nama alumni,” akunya.

Kata Nurhayat, saat ini pihak kantor sedang mencari tahu alasan dilakukan aksi dari 8 guru itu.

“Karena ini adalah hal internal, dan kalau yang pegawai negeri itu saya tidak punya hak untuk memecat. Hanya saja yang honorer itu saya tidak kasih jam mengajar dulu. Tapi karena ini sudah pencemaran nama baik sehingga untuk dimasukan kembali ke sekolah itu butuh evaluasi lagi, dan untuk alumni ini kita harus tuntut balik mereka siapa sebenarnya di balik aksi ini,” tandasnya.(ces)

Berita Terkait

Pemda Halsel Dorong Penggunaan Aset Daerah Dioptimalkan
Tetapkan RDTR Pemda Halmahera Selatan Buka Ruang Investasi
Masyarakat Laigoma Kayoa Kembali Palang Kantor Desa
Desak Polda Maluku Utara Usut Tuntas Pelaku Pencuri Kapal Tongkang
Disperkim Halsel Pastikan Pembangunan 20 Unit MCK Leleojaya Tuntas
Ikbal Mustafa Ketum Masatawa Ucapkan Selamat HUT IKA-Togale Halsel ke 21 Tahun
Kadis Perkim Dampingi Bupati Halsel Tinjau Kesiapan MTQ 2027 di Gane Luar
Tantang Bupati Halsel Copot Kades Laigoma Samsul Marwa
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:12 WIB

Pemda Halsel Dorong Penggunaan Aset Daerah Dioptimalkan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Tetapkan RDTR Pemda Halmahera Selatan Buka Ruang Investasi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Masyarakat Laigoma Kayoa Kembali Palang Kantor Desa

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Desak Polda Maluku Utara Usut Tuntas Pelaku Pencuri Kapal Tongkang

Rabu, 30 September 2026 - 13:36 WIB

Disperkim Halsel Pastikan Pembangunan 20 Unit MCK Leleojaya Tuntas

Berita Terbaru

Rapat Kordinasi Penggunaan Aset Daerah yang dipimpin Wakil Bupati Halsel Helmi Umar Mukhsin. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Pemda Halsel Dorong Penggunaan Aset Daerah Dioptimalkan

Rabu, 7 Okt 2026 - 09:12 WIB

Bupati Halsel Buka Focus Group Discussion (FGD) I RDTR dan Konsultasi Publik I Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS). Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Tetapkan RDTR Pemda Halmahera Selatan Buka Ruang Investasi

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:40 WIB

Kantor Desa Laigoma Kecamatan Kayoa, Kabupaten Halmahera Selatan. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Masyarakat Laigoma Kayoa Kembali Palang Kantor Desa

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:29 WIB

Ilustrasi Pencurian Kapal Tongkang

Berita Terkini

Desak Polda Maluku Utara Usut Tuntas Pelaku Pencuri Kapal Tongkang

Kamis, 1 Okt 2026 - 09:58 WIB

Ir. Ikbal Mustafa, ST., MT Kadis Perkimtan Halsel. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Disperkim Halsel Pastikan Pembangunan 20 Unit MCK Leleojaya Tuntas

Rabu, 30 Sep 2026 - 13:36 WIB