LABUHA – Hasan Ali Bassam Kasuba Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Maluku Utara komitmen cega Stunting di daerah yang dipimpinnya.
Bassam bilang, Stunting dapat dicegah dengan memastikan pola asuh yang baik dan gizi yang cukup 1000. Kehidupan serta sanitasi dan air bersih yang layak.
“Intervensi Stunting membutuhkan kerja sama lintas program dan lintas sektor mulai dari perencanaan penganggaran, pelaksanaan, pemantauan dan pengendalian,” kata Bassam saat membuka acara rembuk Stunting di Aula Kantor Bupati (20/06).
Menurutnya, kondisi data stunting di Halsel pada periode Januari-April 2024 tercatat sebesar 5% dengan jumlah 786 balita yang jumlah sasaran telah diukur sebanyak 16.505 (86 %) dari jumlah keseluruhan sasaran belita 17.922.
Lanjutnya, momentum rembuk Stunting ini merupakan suatu langkah penting dan strategis yang dilakukan pemerintah untuk mencanangkan dan mendeklarasikan komitmen bersama serta menyapakati pelaksanaan rencana kegiatan intervensi Pasifik dan sensitif guna pencegahan serta pencepatan penurunan Stunting dilakukan secara bersama antara OPD pembangunan jawab layanan dengan sektor lembaga non pemerintah, pemerintah dan masyarakat.
“Dengan terbitnya peraturan presiden nomor 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan Stunting dan surat keputusan Bupati Halsel Nomor 41 tahun 2022 tentang TTPS tingkat kabupaten tingkat kecamatan dan desa menjadi pedoman bersama untuk mensukseskan program pemerintah dalam mengentaskan Stunting dari Bun Saruma,” tegas Ketua Bappilu DPD PKS Halsel itu.
Untuk itu, politis muda PKS itu menyebut semua pihak yang terkait dengan aksi konvergensi intervensi spesifik dan sensitif agar senantiasa bekerja dan melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing untuk menjawab tuntutan serta harapan masyarakat akan peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, bahu-membahu dalam melaksanakan setiap aksi integrasi sehingga dapat menurunkan prefevensi Stunting di Halsel.
“Saya berharap agar dalam pembahasan program di kesempatan yang dapat memberi kontribusi nyata pada upaya percepatan pencegahan dan penanggulangan Stunting agar selalu menjadi prioritas selanjutnya sebagaimana wujud komitmen bersama maka pada kesempatan ini juga akan ada penandatanganan pernyataan komitmen para pihak untuk pencegahan dan percepatan penurunan,” jelasnya.
Kiranya pernyataan komitmen tersebut dapat dijadikan sebagai motivasi pemberi semangat untuk meningkatkan kinerja dari pihak tersebut.(red)












