LABUHA – Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Usman Sidik menyerahkan hibah 10 hektar lahan ke Kementrian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK).
BLK tersebut akan dibangun di Desa Panambuang, Kecamatan Bacan Selatan.
Penyerahan ditandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Bupati Halsel Usman Sidik dengan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah di kantor Kenenaker, Rabu (11-1-2023).
Penandatangan hibah lahan untuk pembangunan BLK juga diikuti oleh Gubernur Jambi, Al Haris, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin, dan Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar.
Mentri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah menyambut baik pemberian hibah lahan tersebut.
Menurutnya, ini menjadi bukti komitmen antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan sumber daya manusia.
Idah menyebut tantangan peningkatan kualitas ketenagakerjaan di Indonesia saat ini tidak ringan. Sebab, tingkat pendidikan angkatan kerja secara nasional masih 56 persen pendidikan SMP ke bawah. Hal itu perlu menjadi perhatian dengan bonus demografi Indonesia yang akan lebih banyak diisi oleh kaum muda.
“Kami sungguh senang karena concern itu (peningkatan SDM tenaga kerja) sudah sama antara pusat dan daerah. Kita akan berbagi tugas, setelah bapak-bapak menyerahkan hibah tanah ini maka menjadi tugas kita untuk membangun. Peran lain untuk pembinaan juga kami harap ada dari Pemda Halsel,” ujar Idah.
Sementara, Bupati Halsel Usman Sidik berharap agar hibah lahan ini bisa segera dimanfaatkan untuk pembangunan fisik BLK.
Dia juga berharap manajemen dan kurikulum bisa dilaksanakan di bawah naungan Kemenaker.
“Jadi BLK yang dibangun itu khusus tambang, dikarenakan ada perusahaan strategis yang membutuhkan tenaga berskill untuk putra daerah kita. Jadi nantinya kita siapkan calon tenaga kerja untuk dilatih dan kemudian kita kirim mereka ke perusahan tambang. Tenaga kerja sektor pertambangan perlu disiapkan karena pertambangan salah satu sektor yang memberikan kontribusi ekonomi bagi Halsel,” kata Usman.
Obama sapaan akrab Usman Sidik menyebut, pembangunan BLK tersebut dianggarkan lebih kurang Rp 100 miliar. Ia berharap pembangunan BLK selesai pada 2023.
“Ini akan menjadi legacy tersendiri bagi warga Halsel untuk peningkatan kualitas tenaga kerja daerah,” tutup mantan wartawan RCTI itu.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Halsel Ardiani Rajiluon menambahkan pembangunan BLK ini dibangun langsung oleh Kementrian Tenaga Kerja Repoblik Indonesia berlokasi di Desa Panamboang Kecamatan Bacan Selatan.
Mantan Kepala Dinas Keminfo Halsel itu menyebut untuk lahan Pemda Halsel telah menghibahkan sebesar 10 hektare untuk dibangun BLK.
Menurutnya pembangunan BLK di Halsel ini menelan anggaran kurang lebih 100 miliar dari Kementrian Tenaga Kerja RI langsung yang membangun.
“Kurang lebih 100 miliar Kementrian Tenaga Kerja yang bangun langsung, jadi perlu diketahui bahwa ini adalah sala satu terobosan Pak Bupati sehingga bisa menghadirkan BLH di bumi Saruma ini,” terang mantan Kadis Kelautan dan Perikanan Halsel itu.
Ardiani menyebut Bupati Halsel Usman Sidik juga bakal melakukan terobosan lainnya untuk mewujudkan Halsel Senyum. “Demi Halsel Senyum, maka ada terobosan lain yang akan dilakukan demi kemajuan bumi Saruma lebih baik lagi,” tandas Ardiani.
Sekedar diketahui, BLK di Halsel merupakan BLK kedua di Maluku Utara. Sebab dari 10 kabupaten/kota di Maluku Utara hanya ada satu BLK di Kota Ternate sejak dahulu kalah. Namun kini berkat terobosan politisi Partai Kebangkitan Bangsa Pusat Usman Sidik itu mampuh hadirkan BLK di Halsel.(sh)












