Skandal Bank Saruma, Guncangan Finansial Hingga Jatuhnya Pejabat di Halsel

Jumat, 9 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak depan Bank Saruma. (Foto, fajarmalut)

Tampak depan Bank Saruma. (Foto, fajarmalut)

LABUHA – Kabupaten Halmahera Selatan diguncang oleh polemik skandal Bank Saruma yang melibatkan kerugian keuangan daerah diperkirakan mencapai Rp. 15 Miliar.

Skandal ini berdampak pada beberapa jabatan di lingkungan pemerintah setempat, menciptakan kegemparan di kalangan pejabat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh media melalui sumber terpercaya di Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, Kasus ini melibatkan Direktur, dua orang direksi, dan beberapa pejabat dari Pemerintah Daerah Halmahera Selatan.

Mereka diduga membohongi Bupati selaku pemegang saham mayoritas di bank tersebut.

Sebagai akibatnya, Sekretaris Daerah Saiful Turuy dan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Aswin Adam, telah dicopot dari jabatannya.

Sumber yang enggan disebutkan namanya menjelaskan bahwa Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, baru mengetahui laporan mengenai skandal Bank Saruma ini setelah menerima keluhan dan melakukan penyelidikan.

Baca Juga :  Harita Nickel dan Pemda Halsel Gelar Vaksin Massal di Pualu Obi

Ternyata benar adanya praktik mafia anggaran di Bank Saruma, yang akhirnya terungkap ke publik.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPPD) Halmahera Selatan, Abdul Kadir Adam, saat dikonfirmasi mengenai pencopotan dua pejabat tersebut yang diduga terlibat dalam skandal Bank Saruma, membenarkan adanya perintah dari pimpinan untuk mencopot keduanya.

“Sebagai bawahan, saya siap melaksanakan perintah tersebut karena dugaan keterlibatan keduanya dalam kasus Bank Saruma telah menimbulkan polemik dan menjadi perhatian pimpinan,” ujarnya. Jum’at, (9/6/23).

Lebih lanjut, melalui laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), terlihat jelas terjadi kerugian negara senilai miliaran rupiah.

Hingga tahun 2021, total investasi permanen Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan ke Bank Saruma mencapai Rp. 18,2 Miliar 50 Juta.

Baca Juga :  Sah PSI Rekom Rusihan-Muhtar, Makayoa Tunggal di Pilkada Halsel

Namun, di tahun 2023, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan kembali menginvestasikan dana senilai Rp. 1,7 Miliar ke Bank Saruma.

Skandal Bank Saruma telah mengguncang pemerintahan di Kabupaten Halmahera Selatan.

Pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap praktik-praktik ilegal yang terjadi di bank tersebut.

Masyarakat setempat menuntut transparansi dan pertanggungjawaban penuh terkait kejadian ini,

Sambil berharap agar langkah-langkah tegas diambil untuk mencegah terulangnya kasus serupa di masa depan.

Berita Terkait

Wabup Halmahera Selatan Jawab Dua Ranperda 
Berita Skandal Lelang Cathlab Tiga Wartawan Dipolisikan, PWI Halsel Kecam Iksan Kaleserang
Pemda Halsel Dorong Penggunaan Aset Daerah Dioptimalkan
Tetapkan RDTR Pemda Halmahera Selatan Buka Ruang Investasi
Masyarakat Laigoma Kayoa Kembali Palang Kantor Desa
Desak Polda Maluku Utara Usut Tuntas Pelaku Pencuri Kapal Tongkang
Disperkim Halsel Pastikan Pembangunan 20 Unit MCK Leleojaya Tuntas
Ikbal Mustafa Ketum Masatawa Ucapkan Selamat HUT IKA-Togale Halsel ke 21 Tahun
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:29 WIB

Wabup Halmahera Selatan Jawab Dua Ranperda 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Berita Skandal Lelang Cathlab Tiga Wartawan Dipolisikan, PWI Halsel Kecam Iksan Kaleserang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:12 WIB

Pemda Halsel Dorong Penggunaan Aset Daerah Dioptimalkan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Tetapkan RDTR Pemda Halmahera Selatan Buka Ruang Investasi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Masyarakat Laigoma Kayoa Kembali Palang Kantor Desa

Berita Terbaru

Helmi Umar Mukshin Wakil Bupati Halmahera Selatan. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Wabup Halmahera Selatan Jawab Dua Ranperda 

Kamis, 8 Okt 2026 - 00:29 WIB

Rapat Kordinasi Penggunaan Aset Daerah yang dipimpin Wakil Bupati Halsel Helmi Umar Mukhsin. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Pemda Halsel Dorong Penggunaan Aset Daerah Dioptimalkan

Rabu, 7 Okt 2026 - 09:12 WIB

Bupati Halsel Buka Focus Group Discussion (FGD) I RDTR dan Konsultasi Publik I Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS). Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Tetapkan RDTR Pemda Halmahera Selatan Buka Ruang Investasi

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:40 WIB

Kantor Desa Laigoma Kecamatan Kayoa, Kabupaten Halmahera Selatan. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Masyarakat Laigoma Kayoa Kembali Palang Kantor Desa

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:29 WIB