Yulianus Buda, warga Desa Dum-duum Kecamatan Kao Teluk, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara diterkam buaya di muara Sungai Taolas di desa setempat. Sebelum dimangsa buaya, Yulianus sebelumnya dikabarkan hilang sekira pukul 14.00 WIT.
Komandan Pos Basarnas Tobelo, M. Rizal Kamis membenarkan kabar hilangnya Julianus. Rizal mengatakan, informasi hilangnya Julianus itu bersumber dari laporan masyarakat setempat.
“Kami terima laporan dari warga Desa Dum-dum bahwa ada seorang warga yang hilang karena dimangsa buaya. Menurut laporan, yang hilang itu bernama Yulianus Buda, keluar dari rumah menggunakan kaos kuning dan celana bola biru,” katanya.
Ikhwal serupa dikatakan Iptu Mansyur Basing, Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Halmahera Utara.
“Kami masih menunggu laporan polisi secara resmi untuk mengetahui jelas kronologis kejadiannya,” ucapnya.
Azis Armin, salah satu saksi mata menuturkan, Julianus diketahui mencari kerang (orang Maluku Utara biasa menyebutnya biya) di muara suangi Taolas. Tidak lama kemudian buaya dengan ukuran besar tiba-tiba menyerang korban.
“Sampai sekarang korban belum ditemukan,” Jelas Azis, Senin, 29 Maret.
Azis mengatakan kejadian buaya memakan manusia di sungai Taolas ini merupakan keempat kalinya. Setiap kali kejadian, lanjut Azis, korbannya ditemukan sudah meninggal dunia.
“Untuk Kejadian yang baru ini, pihak polsek dan TNI masih terus mencari korban,” sebutnya.
Susita, salah satu warga Dum-dum menambahkan, warga desa setempat dibantu warda desa sekitar terus melakukan pencarian korban.
“Masyarakat masih melakukan pencarian. Kami sudah laporkan (hilangnya Julianus) ke Basarnas Tobelo melalui handphone,” tuturnya.












