Penuturan Saksi Mata tentang Buaya di Sungai Taolas Dum-dum

Senin, 29 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yulianus Buda, warga Desa Dum-duum Kecamatan Kao Teluk, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara diterkam buaya di muara Sungai Taolas di desa setempat. Sebelum dimangsa buaya, Yulianus sebelumnya dikabarkan hilang sekira pukul 14.00 WIT.

Komandan Pos Basarnas Tobelo, M. Rizal Kamis membenarkan kabar hilangnya Julianus. Rizal mengatakan, informasi hilangnya Julianus itu bersumber dari laporan masyarakat setempat.

“Kami terima laporan dari warga Desa Dum-dum bahwa ada seorang warga yang hilang karena dimangsa buaya. Menurut laporan, yang hilang itu bernama Yulianus Buda, keluar dari rumah menggunakan kaos kuning dan celana bola biru,” katanya.

Ikhwal serupa dikatakan Iptu Mansyur Basing, Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Halmahera Utara.

Baca Juga :  Deretan Pengusaha Tambang Kusubibi 'Bikin' Resah Warga

“Kami masih menunggu laporan polisi secara resmi untuk mengetahui jelas kronologis kejadiannya,” ucapnya.

Azis Armin, salah satu saksi mata menuturkan, Julianus diketahui mencari kerang (orang Maluku Utara biasa menyebutnya biya) di muara suangi Taolas. Tidak lama kemudian buaya dengan ukuran besar tiba-tiba menyerang korban.

“Sampai sekarang korban belum ditemukan,” Jelas Azis, Senin, 29 Maret.

Azis mengatakan kejadian buaya memakan manusia di sungai Taolas ini merupakan keempat kalinya. Setiap kali kejadian, lanjut Azis, korbannya ditemukan sudah meninggal dunia.

“Untuk Kejadian yang baru ini, pihak polsek dan TNI masih terus mencari korban,” sebutnya.

Susita, salah satu warga Dum-dum menambahkan, warga desa setempat dibantu warda desa sekitar terus melakukan pencarian korban.

Baca Juga :  Skandal Bank Saruma, Guncangan Finansial Hingga Jatuhnya Pejabat di Halsel

“Masyarakat masih melakukan pencarian. Kami sudah laporkan (hilangnya Julianus) ke Basarnas Tobelo melalui handphone,” tuturnya.

Berita Terkait

Bassam Komitmen Kembangkan Wiasata Pulau Widi
IAD Kejari Halsel Beri Sumbangan Korban Banjir Bandang Rua
Peduli Korban Banjir, DWP BPBD Halsel Salurkan Bantuan
Harita Bantu Evakuasi Korban Banjir Bandang di Rua Ternate
MK-BISA Salurkan Bantuan untuk Warga Rua Terdampak Banjir
Turut Prihatin Bupati Halsel Tinjau Lokasi Kebakaran di Tomori
Hadiri Undangan Kompas, Bupati Bassam Bicara Soal Parawisata Halsel
Dua Caleg di Halsel Diduga Gunakan Jabatan Pendamping Desa untuk Kampanye dan Bagi-Bagi BLT
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 Oktober 2024 - 11:12 WIB

Bassam Komitmen Kembangkan Wiasata Pulau Widi

Senin, 2 September 2024 - 04:06 WIB

IAD Kejari Halsel Beri Sumbangan Korban Banjir Bandang Rua

Sabtu, 31 Agustus 2024 - 07:09 WIB

Peduli Korban Banjir, DWP BPBD Halsel Salurkan Bantuan

Jumat, 30 Agustus 2024 - 10:20 WIB

Harita Bantu Evakuasi Korban Banjir Bandang di Rua Ternate

Minggu, 25 Agustus 2024 - 09:44 WIB

MK-BISA Salurkan Bantuan untuk Warga Rua Terdampak Banjir

Berita Terbaru

Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan

Berita Terkini

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:32 WIB

Sahmar M. Zen, Direktur PARADE Maluku Utara. foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:42 WIB

Berita Terkini

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:29 WIB

Berita Terkini

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:20 WIB