Wakil Bupati Resmi Buka Rembuk Stunting di Halsel

Selasa, 5 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHA – Wakil Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba didampingi Sekda Halmahera Selatan, Maluku Utara resmi membuka kegiatan Rembuk Stunting Halsel Tahun 2023.

Kegiatan rembuk Stunting ini diusung tema “Melalui Konvergensi Pencegahan Stunting, Kita Wujudkan Sumber Daya Manusia Yang Unggul Menuju Halmahera Selatan Bebas Stunting”, itu berlangsung di aula Kie Besi, Kamis, (03/08) kemarin.

Wakil Bupati, juga merupakan Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Halsel menyampaikan bahwa, dalam penyelenggaraan pemerintahan saat ini Stunting merupakan aspek yang sangat penting dan harus direspon dalam setiap aktivitas pembangunan.

“Hal ini dikarenakan isu perbaikan gizi, khususnya terkait penekanan angka stunting termasuk dalam prioritas pembangunan kesehatan rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) tahun 2020-2024,” Katanya Bassam Kasuba.

Wabup pun mengatakan, Stunting sendiri merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar yang ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan bidang kesehatan.

Baca Juga :  Bak Pil pahit ditubuh pemerintahan Bupati Usman, Ini kata Staf khususnya

“Stunting ini dapat dicegah dengan memastikan pola asuh yang baik dan gizi yang cukup pada 1000 hari pertama kehidupan sanitasi dan air bersih yang layak. Intervensi stunting membutuhkan kerjasama lintas program dan lintas sektor mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pemantauan, dan pengendalian,”Ujarnya.

Wakil Bupati menjelaskan, kondisi data stunting di Halsel pada periode Januari sampai dengan Juni 2023 tercatat sebesar 7%, dengan jumlah 1.089 balita stunting, terdiri dari jumlah anak bawah 2 tahun (baduta) 0-23 bulan kategori sangat pendek 146 orang dan 336 anak dengan kategori pendek.

Sedangkan anak umur 24-59 bulan, masih kategori sangat pendek berjumlah 119 orang dan 488 orang dengan kategori pendek.

Baca Juga :  Ini Alasan DPMD Halsel Copot Karteker Wayaua

Orang nomor dua di Halsel itu menjelaskan, jumlah sasaran balita yang telah diukur sebanyak 15.895 (87%).

Momentum rembuk stunting ini sangat penting dan strategis sehingga pemerintah melakuian mencanangkan dan mendeklarasikan komitmen bersama, serta menyepakati kegiatan intervensi spesifik dan sensitif guna meningkatkan pencegahan, percepatan dan penurunan stunting secara bersama-sama antara OPD penanggung jawab layanan dengan sektor lembaga pemerintah, non pemerintah, dan masyarakat.

“Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting dan Surat Keputusan Bupati Halmahera Selatan Nomor 41 Tahun 2022 tentang Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tingkat Kabupaten, tingkat Kecamatan, dan Desa menjadi pedoman kita bersama untuk menyukseskan program pemerintah dalam mengentaskan stunting dari bumi Saruma,” Jelasnya.

Olehnya itu, Lanjut Bassam, Kepada semua pihak aksi konvergensi intervensi spesifik dan sensitif agar senantiasa bekerja dan melaksanakan tugas dengan sungguh sungguh dan penuh tanggungjawab sesuai tugas dan fungsi masing- masing untuk menjawab tuntutan serta harapan. Nasyarakat akan peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, dalam melaksanakan setiap aksi integrasi dan dapat menurunkan prevalensi stunting di Kabupaten Halmahera Selatan.

Baca Juga :  Poros Muda Obi Galang Kekuatan Menangkan Bassam-Helmi

“Saya berharap agar pembahasan program di kesempatan ini dapat memberi kontribusi nyata pada upaya percepatan pencegahan dan penanggulangan stunting agar selalu menjadi prioritas bagi kita semua”, Imbuhnya.

Diketahui, sebagai wujud komitmen bersama maka pada kesempatan ini juga dilaksanakan penandatanganan pernyataan komitmen para pihak untuk pencegahan dan percepatan penurunan stunting. Kiranya pernyataan komitmen tersebut dapat dijadikan sebagai motivasi pemberi semangat untuk meningkatkan kinerja dari berbagai pihak yang terlibat.(red)

Berita Terkait

Wabup Halmahera Selatan Jawab Dua Ranperda 
Berita Skandal Lelang Cathlab Tiga Wartawan Dipolisikan, PWI Halsel Kecam Iksan Kaleserang
Pemda Halsel Dorong Penggunaan Aset Daerah Dioptimalkan
Tetapkan RDTR Pemda Halmahera Selatan Buka Ruang Investasi
Masyarakat Laigoma Kayoa Kembali Palang Kantor Desa
Desak Polda Maluku Utara Usut Tuntas Pelaku Pencuri Kapal Tongkang
Disperkim Halsel Pastikan Pembangunan 20 Unit MCK Leleojaya Tuntas
Ikbal Mustafa Ketum Masatawa Ucapkan Selamat HUT IKA-Togale Halsel ke 21 Tahun
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:29 WIB

Wabup Halmahera Selatan Jawab Dua Ranperda 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Berita Skandal Lelang Cathlab Tiga Wartawan Dipolisikan, PWI Halsel Kecam Iksan Kaleserang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:12 WIB

Pemda Halsel Dorong Penggunaan Aset Daerah Dioptimalkan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Tetapkan RDTR Pemda Halmahera Selatan Buka Ruang Investasi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Masyarakat Laigoma Kayoa Kembali Palang Kantor Desa

Berita Terbaru

Helmi Umar Mukshin Wakil Bupati Halmahera Selatan. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Wabup Halmahera Selatan Jawab Dua Ranperda 

Kamis, 8 Okt 2026 - 00:29 WIB

Rapat Kordinasi Penggunaan Aset Daerah yang dipimpin Wakil Bupati Halsel Helmi Umar Mukhsin. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Pemda Halsel Dorong Penggunaan Aset Daerah Dioptimalkan

Rabu, 7 Okt 2026 - 09:12 WIB

Bupati Halsel Buka Focus Group Discussion (FGD) I RDTR dan Konsultasi Publik I Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS). Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Tetapkan RDTR Pemda Halmahera Selatan Buka Ruang Investasi

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:40 WIB

Kantor Desa Laigoma Kecamatan Kayoa, Kabupaten Halmahera Selatan. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Masyarakat Laigoma Kayoa Kembali Palang Kantor Desa

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:29 WIB