LABUHA – Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Usman Sidik bakal mengganti nama Gelanggang Olahraga (GOR) dan Gelora Bahrain Kasuba (GBK).
Bupatu Usman Sidik mengatakan, GOR dan GBK yang berlokasi di Desa Tuwokona Kecamatan Bacan Selatan belum memilki nama yang jelas sebab hanya tertuang dengan nama GBK dan GBK itu tidak tahu asal usulnya.
“Cuman GBK ga tau GBK itu Gelora Bacan Kasal atau apa? Kita belum tahu,” ujar Usman kepada segmen.co.id, dikantor DPRD Halsel, Selasa (27/07).
Menurut Usman saat ini Pemda Halsel telah mengkaji untuk mengusulkan peraturan daerah nama yang tepat untuk GBK Halsel.
Usman memastikan secepat mungkin bakal dilakukan pergantian nama GBK, salah satunya yakni nama Sultan Bacan sebagai tokoh pemekaran Halsel pada saat itu.
“Kita sudah bikin penetapan nama untuk peraturan daerah. Pasti kita lakukan secepat mungkin lah,” ungkap Usman.
Namun Usman menjelaskan saat ini masih memintah masukan-masukan dari instansi tehnis terkait nama yang tepat sehingga bisa sinkron dengan simbol Kesultanan Bacan.
“Saya masih minta masukan-masukan dari instansi tehnis terkait nama tetapi berkaitan dengan simbol kita Kesulatanan Bacan,” jelasnya.
Lebih jauh lagi, Usman Sidik menyebut bisa saja nama GBK dirubah menjadi Gelora Bacan Kasal atau Gelora Gahral Sjah alias Sulatan Bacan ke-XX yang menjadi tokoh pemekaran Halsel saat itu. Sebab Gahral Sjah sejauh ini belum ada yang dinamakan pada fasilitas umum misalkan jalan dan bangunan lain milik Pemda Halsel.
“Beliau (Gahral Sjah) adalah tokoh pemekaran Halsel dan sejauh ini belum ada nama atau simbol beliau (Gahral Sah) adalah tokoh pemekaran,” tutup Usman.
Sekedar diketahui Almarhum Gahral Sah atau dengan nama lengkap Al-Hajj Muhammad Gahral Adiyan Sjah merupakan Sultan Bacan ke-XXX.
Alamarhum Al-Hajj Muhammad Gahral Adiyan Sjah merupakan Bupati Maluku Utara pertama sebelum Maluku Utara dimekarkan menjadi provinsi melepas diri dari Provinsi Maluku di Ambon.(Dam)












