
Labuha, segmen.co.id – Pembangunan Huntap atau Hunian Tetap masyarakat korban gempa bumi pada 2019 lalu diduga bermasalah, Bupati Halmahera Selatan H. Usman Sidik kemudian turun langsung meninjau dan mendengar keterangan dari masyarakat secara langsung. Kamis (29/7/21)
Berdasarkan keterangan minggu lalu, masyarakat korban gempa tersebut melaporkan langsung kepada Bupati terkait permasalahan Huntap yang belum diselesaikan serta penandatanganan ‘Kuasa’ secara paksa oleh pihak Pokmas Desa.
“Disini tidak ada air, kami sudah dua hari tidak mandi”, teriak warga Desa Yomen kepada Bupati.
Tidak hanya itu, salah satu warga setempat (JL) bahkan mengaku jika buku tabungan bantuannya kosong alias dana bantuan hilang
” Saya bangun pondasi sendiri karena dijanjikan akan digantikan senilai 8 ratus ribu, tapi sampai sekarang belum diberikan. Rumahnya dibangun tapi lantainya belum”, ungkap JL yang juga disetujui warga sekitar.
Sementara Kades Yomen berdalih bahwa air tidak bisa mencapai pemukiman karena terkendala jarak namun sudah dilakukan pemasangan pipa dan mesin.
“Yang melakukan penandatangan tersebut adalah Pokmas yang telah dibentuk oleh Desa berdasarkan arahan BPBD”, tutur Kades kepada Bupati.
Mendengar hal tersebut Bupati Usman pun geram dan menegaskan bahwa dirinya akan mengevaluasi masalah ini dan akan memproses hukum.
“Jangan susahkan masyarakat, tidak boleh menyusahkan masyarakat, Kades seharusnya mampu melindungi warganya, Masyarakat tertimpa bencana malah diperlakukan seperti ini”, Tegas Bupati pada pihak BPBD dan Kades setempat.

Bupati Usman juga mengatakan jika bantuannya diberikan secara tunai maka warga dapat membangun sendiri rumahnya dengan lebih layak
“Kenapa tidak diberikan saja secara tunai, supaya dibangun secara mandiri oleh masyarakat, pihak desa dan BPBD hanya mengawal”, tanya Bupati kepada pihak BPBD.
Sementara itu di Desa Sekli Rumah Rusak Berat belum dibangun sedangkan untuk Rumah Rusak Ringan dan Sedang sudah rampung. Kemudian untuk Desa Kurunga telah dibangun seratus persen. Untuk Desa Yomen kurung lebih 13 unit lagi.
Seperti dikutip dari akun media sosial Usman – Basam menyebut kunjungan yang dilakukan Bupati Usman antara lain desa Gane Dalam, Sekli, Kurunga dan Yomen. Kunjungan Bupati ini juga didampingi oleh Kepala DPKPLH Ahmad Hadi, Kepala BPBD Abukarim Latara, Kabag Protokoler dan KP Hendra M.S Selang serta rombongan. (Red/ipul)











