TERNATE – Pendidikan menjadi sektor yang sangat fundamental dan strategis bagi perkembangan maju yang berkeadaban bagi sebuah bangsa. Tidak ada jalan ke Roma untuk kemajuan sebuah bangsa selain kemajuan dunia pendidikannya.
Kualitas pendidikan sebuah bangsa ikut menandai semangat pembaharuan bangsa itu sendiri. Begitu pentingnya maka peran pendidikan yang dilakoni segelintir tokoh baik secara informal dan formal yang tercatat dalam sejarah perkembangan masyarakat.
Salah satunya, Dr. H. Muhammad Kasuba, MA yang kini mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur Maluku utara berpasangan dengan Basri Salama, S.Pd, mantan anggota DPD/MOR RI dan tokoh utama pejuang pemekaran Provinsi Maluku Utara.
Kiprah Muhammad Kasuba dibidang pendidikan dan pembaharuan umat tak bisa dipungkiri lagi telah melahirkan puluhan ribu SDM berkualitas. MK sapaan akrab Muhammad Kasuba terhitung sebagai figur penting yang sanantiasa menandai perubahan sosial dilingkungan masyarakat dan pemerintah daerah yang dipimpinnya.
Indikasi itu terbaca jelas dari setiap kiprahnya sebagai Dai, pendiri yayasan pendidikan, politisi dan sebagai kepala pemerintah daerah.
Balik dari pendidikan Magister di Pakistan, sapaan populer akronim MK ini mengawali kipra pengabdian masyarakat sebagai aktivis dakwah dan politik serta guru atau Ustadz di pasantren Ome Tidore.
Sebagai aktivis dakwah atau dai, Ketua BPW Indonesia Timur DPP PKS ini kerap diundang memberikan ceramah di kegiatan sosial dan keagamaan. Pada kesempatan itu, jebolan Universitas Islam International Pakistan ini senantiasa menebar ajakan kebaikan, sikap moderat, membangun perubahan sosial.
Peningkatan SDM untuk menjadi manusia yang mandiri dan bermartabat, menebar sikap saingan kasih dan sayang antar sesama manusia serta persatuan adalah pesan-pesan moral yang kerap disampaikan diatas podium oleh mantan Bupati Halsel dua periode ini.
Dari podium ceramah dan Ustadz di Pasantren Bumi Hijrah Ome Kota Tidore, terhitung sudah puluhan ribu orang tercerahkan. Ribuan santri diproduk Ustadz Muhammad Kasuba untuk kembali mengabdikan diri di masyarakat.
Kiprah Calon Gubernur Maluku Utara ini dibidang pendidikan terbilang istimewa. Pendidikan seolah menjadi maenstreamnya baik sebagai individu, informal maupun sebagai pemimpin formal.
Salah satu kipra pribadi atau informal MK dibidang pendidikan adalah mendirikan sekolah sekolah islam terpadu Nurul Hasan Maluku Utara tersebar pada kl 20 cabang sekolah dibeberapa kabupaten/kota di Maluku Utara dari jenjang PAUD IT, SDIT, SMPIT, SMAIT sampai PTS Universitas Nurulhasan. Sekolah dan institusi pendidikan ini terbukti menjadi favorit masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak mereka.
Dari institusi pendidikannya, terhitung sudah puluhan ribuan generasi yang berkapasitas SDM berkualitas Maluku Utara telah dilahirkan Muhammad Kasuba.
Pendidikan juga mendapat perhatian utama kala Muhammad Kasuba menjabat Bupati 2005 hingga 2015 lalu.
Sejak menjabat Bupati Halsel dua periode pendidikan mendapat perhatian serius membijaki pendidikan gratis sekolah dasar hingga menengah atas disertai beasiswa kuliah dari jenjang S1, S2 dan S3. Kebijakan pendidikan gratis itu berlaku untuk semua.
Masyarakat di seluruh pelosok bumi Saruma baik Makayoa, Bajo, Togale, Bacan, Gane, Bugis, Buton dan lainya telah merasakan sentuhan kebijakan pendidikan sosok Muhammad Kasuba.
Nyaris ratusan ribu generasi di Halsel telah menikmati kebijakan pendidikannya, selain beasiswa S1, S2 dan S3 yang digelontorkannya.
Bagi Ustadz Muhammad Kasuba pendidikan merupakan modal dasar pembangunan bangsa, manusia yang berkualitas SDM nya pasti menjadi manusia yang baik, mandiri dan bermartabat, praktis turut berpartisipasi secara aktif dan maksimal dalam pembangunan.
Sebagai Calon Gubernur Maluku Utara di Pilkada serentak November 2024 mendatang, pendidikan tekad Ustadz Muhammad Kasuba tetap menjadi arus utama atau maenstream kepemimpinanya bersama Basri Salama.
“Pendidikan tetap menjadi arus utama atau maenstream MK-BISA,” pungkasnya.(red)












