LABUHA – Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara Bassam Kasuba, secara resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan teras Masjid Al-Muhajirin Desa Pelita Kecamatan Mandioli Utara, Selasa (22/07).
Bersama rombongan kehadiran orang nomor satu di Pemda Halsel disambut hangat dan penuh antusiasme oleh ratusan warga Pelita.
Bahkan dalam kesempatan itu terlihat jelas nuansa kekeluargaan dan kebersamaan terasa kuat antara pemimpin dan warganya dalam acara yang sarat nilai religius ini.
Kunjungan Bupati Bassam Kasuba didampingi Kepala Bidang Pendapatan BPKAD Halsel Sarjan Jafar, Kabag Protokoler Riky Subur, Tokoh Masyarakat Bacan Hi. Sanusi Iskandar Alam dan Ustat Ongky Nyong, SH.
Ketua Panitia pembangunan masjid Al-Muhajirin Desa Pelita, Rusdi Hi. Salim, mengucapkan terima kasih atas kesediaan Bupati Bassam Kasuba dalam peletakan batu pertama pembangunan teras masjid Al-Muhajirin.
Dia bilang dalam pelatakan batu pertama pembangunan teras masjid mengunakan anggaran secara swadaya dari masyarakat, begitu pula dengan pekerjaan dilaksanakan secara gotong royong bersama Pemetintah Desa.
Kepala Desa Pelita, Muhdi Umar mengatakan atas nama masyarakat mengucapkan terima kasih kepada bapak Bupati Bassam Kasuba yang telah bersedia datang meletakan batu pertama pembangunan teras masjid Al-Muhajirin.
Kades bilang masyarakat Desa Pelita sangat mendambakan Bupati Bassam pasca pelantikan bersama Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin beberapa waktu lalu.
“Alhamdulillah saat ini pak Bupati sudah hadir di Desa Pelita,”ucap Kades.
Lanjut, dia berharap kedatangan Bupati Bassam Kasuba pada peketakan batu pertama masjid Al-Muhajirin membawa berkah serta lancar selama proses pembangunan berlangsung.
Dalam sambutannya, Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba menyampaikan peletakan batu pertama ini merupakan momen penting dan bermakna karena berkaitan langsung dengan pembangunan sarana ibadah yang menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bilang pembangunan masjid merupakan bagian dari amal jariah yang manfaat dan pahalanya akan terus mengalir selama masjid tersebut digunakan sebagai tempat beribadah.
“Alhamdulillah saya diberikan kesempatan hadir ditengah masyarakat, keluarga Desa Pelita, untuk berkontribusi pada pembangunan masjid Al-Muhajirin ini,”ujar Bupati Bassam Kasuba.
Dia menambahkan bahwa ini sebuah kenikmatan yang luar biasa karena apa yang kita lakukan di rumah Allah ini akan dihitung amal jariah termasuk yang kita letakan berupa batu dan semen itu akan bersaksi di hadapan Allah SWT, bahwa apa yang kita lakukan dalam pembangunan ini akan memudahkan kita masuk kedalam surga.
Dalam kesempatan itu Bupati Bassam juga mengutib sebuah hadist yang menjelaskan bahwa setelah anak Adam atau seseorang meninggal dunia, semua amalnya terputus, kecuali tiga hal: Sedekah Jariyah, Ilmu Yang Bermanfaat, dan Anak Saleh Yang Mendoakan Kedua Orang Tuanya.
“Hadist ini memberikan dorongan bagi umat Islam untuk melakukan amal jariyah, salah satunya pembangunan masjid ini,”ungkap orang nomor satu di Bumi Saruma ini.
Acara ini turut dihadiri oleh Camat Mandioli Selatan, Kades Pelita, Sekdes beserta jajaran aparatur Desa, para ulama, serta tokoh masyarakat lainnya.(red)












