Program PELITA, Harita Dorong Keterampilan Masyarakat

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHA – Penguatan kualitas sumber daya manusia di wilayah lingkar industri terus menjadi fokus Harita Nickel. Melalui kolaborasi strategis bersama Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Ternate di bawah Kementerian Ketenagakerjaan RI, perusahaan menandatangani perjanjian kerja sama untuk penyelenggaraan program pelatihan vokasi berbasis kebutuhan industri dan potensi kewirausahaan lokal.

Kolaborasi ini merupakan bagian dari angkatan ke-5 Program PELITA (Peningkatan Keahlian dan Keterampilan Pemuda), program vokasi unggulan Harita Nickel di Pulau Obi Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) yang secara konsisten dijalankan untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan generasi muda di wilayah lingkar tambang.

Sebagai implementasi pada angkatan kali ini, sebanyak 16 generasi muda asal Desa Kawasi akan mengikuti pelatihan selama satu bulan di BPVP Ternate. Namun lebih dari sekadar peningkatan keterampilan teknis, program ini diarahkan untuk mendorong tumbuhnya semangat kewirausahaan di kalangan peserta. Keahlian yang diperoleh diharapkan menjadi modal untuk membuka layanan jasa mandiri, menjawab kebutuhan pasar lokal yang terus berkembang seiring pertumbuhan kawasan industri dan pemukiman di Pulau Obi.

Baca Juga :  Desa Kaireu Wakili Halsel Pada Lomba Kampung KB Tingkat Nasional

Kepala Sub Bagian Umum BPVP Ternate, Mika Bungin Bangalino, menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan dunia industri menjadi jembatan penting agar masyarakat memperoleh keterampilan teknis yang relevan dan tersertifikasi.

“Melalui program ini, warga dibekali keahlian yang dapat langsung diterapkan, baik untuk bekerja di sektor industri maupun membuka usaha secara mandiri,” ujarnya di Kantor BPVP Ternate, Jumat (12/3/2026).

Pelatihan tahap pertama difokuskan pada program Teknisi AC Residensial, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pemeliharaan perangkat pendingin ruangan, baik pada skala domestik maupun fasilitas operasional industri. Program dijadwalkan mulai berjalan pada minggu kedua April 2026, dengan sistem pembelajaran dan sertifikasi yang mengacu pada standar kompetensi nasional.

Baca Juga :  Bupati Halsel Sebut ASN-PPPK Garda Depan Pelayanan Publik

Community Development Manager Harita Nickel, Broto Suwarso, menjelaskan bahwa pemilihan BPVP Ternate didasarkan pada kelengkapan fasilitas, variasi kejuruan, serta sistem pelatihan berbasis kompetensi yang telah teruji.

“Kami melihat fasilitas dan sistem pembelajaran di BPVP Ternate sangat memadai. Melalui Program PELITA, kami ingin memastikan masyarakat memiliki keterampilan yang sesuai dengan standar industri dan kebutuhan pasar,” jelas pria yang kerap disapa sebagai Gatot.

Konsistensi pelaksanaan Program PELITA mencerminkan pendekatan Harita Nickel dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif di Pulau Obi. Melalui penguatan kompetensi lokal, perusahaan tidak hanya mendukung pemberdayaan masyarakat, tetapi juga memperkuat fondasi operasional yang aman, adaptif, dan berorientasi jangka panjang.

Baca Juga :  Nomor Dua Senyum Perubahan Halsel

Ia juga menegaskan bahwa meskipun program ini menyasar masyarakat lingkar tambang, proses penyerapan peserta tetap mengikuti regulasi serta kualifikasi yang berlaku di perusahaan.

“Kepemilikan sertifikasi kompetensi diharapkan meningkatkan daya saing peserta, baik untuk peluang kerja di sektor industri maupun untuk melayani kebutuhan jasa yang terus berkembang di masyarakat,” tambah Gatot.

Ke depan, perusahaan akan terus melakukan pemetaan kebutuhan kejuruan yang relevan agar Program PELITA dapat berjalan secara adaptif dan berkelanjutan, seiring dengan perkembangan kawasan industri di Maluku Utara. (*)

Berita Terkait

PWI Sebut Kadisparekraf Halsel Rasa Jubir Kusu Island Resort
ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur
Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi
40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026
Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN
Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat
Uji Komitmen Kapolres Halsel Tutup Tambang Ilegal di Kali Raim Liaro
Fajri Ahmad Anak Buah Sherly di Halsel Jadi Tukang Jual Tanah Topsoil Ilegal
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:07 WIB

PWI Sebut Kadisparekraf Halsel Rasa Jubir Kusu Island Resort

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:32 WIB

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:42 WIB

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:29 WIB

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:20 WIB

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Berita Terbaru

Kadisparekraf Halsel, Ali Dano Hasan. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

PWI Sebut Kadisparekraf Halsel Rasa Jubir Kusu Island Resort

Jumat, 31 Jul 2026 - 12:07 WIB

Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan

Berita Terkini

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:32 WIB

Sahmar M. Zen, Direktur PARADE Maluku Utara. foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:42 WIB

Berita Terkini

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:29 WIB

Berita Terkini

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:20 WIB