LABUHA – Bakal Calon Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Eka Dahliani Abusama belum bayar gaji PTT Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Maluku Utara.
Kepala DPUPR Malut Eka Dahliani Abusama yang kini digadang-gadangkan maju bertarung sebagai Calon Bupati Halsel Periode 2024-2029.
Tunggakan gaji ratusan PTT DPUPR Malut itu terhitung mulai Januari hingga Maret 2024 atau sebanyak 3 bulan Gaji PTT belum terbayarkan dengan alasan yang tidak jelas.
Eka dipercayakan Plt Gubernur Malut Al Yasin Ali untuk menjabat Kadis PUPR. Eka dipercayakan, dituntut untuk menyelesaikan masalah di tubuh DPUPR mulai dari pekerjaan fisik hingga utang kepada pihak ketiga atau kontraktor.
Namun sejumlah masalah itu belum juga terselesaikan, malah menambah petaka hak ratusan PTT di internal DPUPR Malut.
Atas dasar itu, ratusan PTT DPUPR Malut melakukan aksi protes di depan Kantor DPUPR Malut di Sofifi, Rabu (03/04).
Pamflet desakan hingga vidio aksi anak buah Eka Dahliani di Kantor DPRUP Malut viral di media sosial.
Nampak ratusan PTT memegang pamflet tertulis desak Kepala DPUPR Malut Eka Dahliani Abusama segera membayar gaji honorer terhitung mulai Januari hingga Maret 2024 berdasarkan beban kerja, dan tanggung jawab serta resiko bekerja.
“Kami honorer belum ada kepastian dan masih simpang siur. Sedangkan di instansi atau dinas lain telah menerimah SK namun DPUPR Malut belum ada SK dan serta tidak ada kejelasan,” tulis tuntutan masa aksi.
Masa aksi juga mengaku sampai saat ini nama-nama honorer DPUPR belum sampai ke Biro Hukum Sekretariat Daerah Malut.
“Kami mendesak agar SK PTT segera diterbitkan. Mengingat SK yang kami perlukan untuk kepentingan tes CPNS maupun PT3K 2024 ini,” tegas ratusan masa aksi yang tertuliskan disebaran.
Ada juga pamflet bertuliskan ‘Hargai Pengabdian Kami. Kami Juga Butuh Uang’ yang ditempelkan ke dinding kantor DPUPR Malut.
Hingga berita ini ditayang, wartwan media ini dalam upaya konfirmasi Kadis PUPR Malut Eka Dahliani Abusama.(red)












