Pencarian Mv. Nur Allya beserta 25 penumpang memasuki hari kedelapan. Pencarian kapal kargo yang hilang kontak di perairan Halmahera beberapa waktu lalu itu Basarnas Ternate menemukan tumpahan minyak.
Kepala Basarnas Ternate Muhamad Arafah mengatakan, tumpahan minyak itu ditemukan di perairan Desa Boto, Kecamatan Obi Selatan, Halmahera Selatan. Selain menemukan tumpahan minyak, pencarian menggunakan KN. SAR 237 Pandudewanata ini Tim SAR Gabungan menemukan Lifecraft.
“Tumpahan minyak itu selanjutnya di ambil sampel. Tim kemudian melanjutkan penyisiran ke bagian selatan Pulau Obi dan ditemukanlah Lifecraft,” kata Arafah, Jumat (30/8).
Menurutnya, dalam penyisiran kali ini tim menyisir hingga ke wilayah barat, timur, dan selatan Pulau Obi. Selesai pencarian sekira pukul 17.44 WIT sore ini KN. SAR 237 Pandudewanata atau tim gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan kapal atau belum membuahkan hasil.
.
“Tim SAR Gabungan juga mengecek di sepanjang pesisir pantai Desa Fluk tapi hasil masih sama (nihil). Pukul 20.15 WIT, KN. SAR 237 Pandudewanata kembali dan sandar di Pelabuhan Babang. Direncanakan pencarian di lanjutkan 31 Agustus 2019 besok,” katanya.
“Pencarian Basarnas Ternate melibatkan Basarnas Ambon, Ditpolairud Polda Malut, Lanal Ternate, SROP Ternate,KSOP Ternate, KSOP Ambon, KUPP Labuha, Pos AL Bacan, Bakamla RI, Kodim 1509 Labuha, Polsek Obi Selatan, UPTD BPPP Wilayah V Panambuang, PT. Gurita Lintas Samudera, PT. Matthew Daniel International, Asuransi P n I Club, Asuransi H & M,” sambungnya. (sg/red)