LABUHA – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dibawa kendali Bupati Bassam Kasuba dan Wakil Bupati Helmi Umar Mukhsin berangkatkan 65 jamah umroh di tahun 2025.
Padahal baru terhitung 7 bulan menjabat Bupati dan Wakil Bupati Halsel.
Kabag Kesra Setda Hals Yudhi Eka Prasetya, mengungkapkan Januari hingga Agustus 2025 ini ada sebanyak 65 jamaah Umrah yang telah melalui proses verifikasi serta dipastikan akan diberangkatkan menunaikan ibadah umrah pada November 2025 mendatang.
Keberangkatan ini kata Yhudi merupakan bagian dari program Bassam-Helmi melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra).
Namun, program wisata religi ke Yerusalem yang sebelumnya direncanakan masih akan ditinjau kembali. Hal itu dikarenakan kondisi keamanan di kawasan tersebut yang belum stabil. Pemda Halsel saat ini tengah mencari alternatif tujuan wisata lain agar program tetap berjalan sesuai rencana.
Yudhi menjelaskan, hingga pertengahan Agustus ini, realisasi anggaran pihaknya telah mencapai sekitar 90 persen dari total Rp 2 miliar yang dialokasikan.
Anggaran tersebut menurutnya karena difokuskan untuk berbagai kegiatan dan bantuan masyarakat, antara lain beasiswa pendidikan, santunan kematian, biaya rujukan kesehatan, serta program umrah gratis.
“Sejauh ini semua sudah berjalan dengan baik. Tinggal program wisata pendeta yang belum bisa kita realisasikan karena masalah di Yerusalem. Kami sedang pertimbangkan lokasi lain agar tidak menghambat agenda yang sudah diprogramkan,” kata Yhudim kepada Redaksi Segmen, Selasa (19/08).
Lebih lanjut ia mengungkapkan, dalam anggaran perubahan, pemerintah daerah juga menyiapkan sejumlah kegiatan keagamaan. Di antaranya lomba nuansa baka atau Jambore Masjid Ta’lim yang akan dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi.
Kegiatan Maulid Nabi akan akan dipusatkan di Masjid Raya Hsel, sementara untuk Jambore Jamaah Tabliq dipusatkan di UMKM.
Selain itu, untuk program santunan duka, tahap pertama sebanyak 200 paket telah selesai disalurkan kepada keluarga penerima. Namun karena tingginya permintaan dari desa-desa, pemerintah menambah lagi sekitar 250 paket santunan pada tahap berikutnya.
“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Hampir semua desa berharap bisa mendapat bantuan ini, dan kami berusaha maksimal agar layanan santunan bisa menjangkau seluas mungkin,” tutupnya.(red)
Pemerintah daerah berharap, melalui program Kesra yang berjalan saat ini, manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat Halsel, baik dari sisi keagamaan, pendidikan, maupun sosial ekonomi.












