LABUHA – Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disnakertrans) Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Malut resmi membuka pelatihan berbasis kompetensi pengolahan buah.
Pelatihan itu, dilaksanakan di UPTD Disnaker Halsel bersama dengan balai Latihan Kerja Komunitas Pesantren Darussalam Bacan, Senin (23/10).
Dalam sambutannya Kepala Disnakertrans Halsel Soadri Inggratubun menyampaikan bahwa, sebagai kabupaten yang memiliki sejumlah perusahaan tambang sudah sepatutnya SDM terus di asah agar memiliki kemampuan untuk mengisi posisi kerja guna menekan angka pengangguran di bumi Saruma ini.
“Sumber daya manusia harus terus di asah melalui kegiatan pelatihan seperti ini sehingga memiliki kompetensi yang baik untuk mendukung program pemerintah daerah,” ujar Soadri.
Menurut Komjend sapaan akrab Soadri Inggratubun bahwa, Disnakertrans Halsel memiliki tanggung jawab besar untuk meningkatkan SDM di Halsel dalam upaya mendukung program pemerintah daerah dalam mengatasi pengangguran di daerah.
“Daerah bisa kuat kalau peningkatan SDM terus didorong untuk bisa maju. Dan ini tugas yang berat yang perlu kita selesaikan secara serius untuk generasi muda di Halsel,” tutur Soadri.
Ia menambahkan, pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan kapasitas SDM. Hal ini dapat dilakukan melalui peningkatan kompetensi teknis, dan pelatihan berbasis kompetensi yang baik, termasuk salah satu cara meningkatkan SDM.
“Sebagai intasi Teknis tenaga kerja kami mendukung program pelatihan berbasis kompetensi seperti ini guna meningkatkan SDM lokal di daerah,” pungkasnya.
Soadri bilang BLK Pondok Pesantren Darussalam Bacan bakal dibimbing Disnaker Halsel, dalam rangka mendorong peningkatan kualitas SDM serta mendukung program pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran di Halsel.
Sekedar diketahui Kegiatan tersebut di laksanakan oleh komunitas pesantren Darussalam Bacan bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Halmahera Selatan dengan tema “Kejuruan Pengolahan Hasil Pertanian Berbasis Kompetensi Pengolahan Buah Angkatan I” dan melibatkan 15 peserta yang di ikuti sejumlah Desa di Kecamatan Bacan Selatan.(red)












