LABUHA – Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Maluku Utara melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) melakukan sosialisasi Parenting dengan tajuk ‘Pola Asuh Remaja di Era Digital’ pada Rabu, (11/12/2024).
Kegiatan ini melibatkan kepala sekolah, guru, orang tua dan perwakilan siswa siswi SMA dan SMP serta forum anak dan Genre (generasi berencana) di Kecamatan Bacan dan Bacan Selatan Halsel yangbdipusatkan di aula kantor Bupati yang dibuka oleh Asisten III Setda Halmahera Selatan, Soadari Ingratubun.
Kepala DP3AKB Halsel, Karima Nasaruddin menyampaikan angka kekerasan anak dan KDRT di Halsel sangat tinggi.
Olehnya itu, kata Karima mengharuskan semua stakeholder berkonsolidasi, berkolaborasi, bersinergi dengan aksi nyata untuk memutuskan mata rantai kenakalan remaja yang berakibat terjadinya seks bebas, miras, dan narkoba.
“Sebab, kenakalan remaja seperti ini berakibat terjadinya pernikahan dini yang berujung pada KDRT, penularan penyakit kelamin dan HIV/ AIDS,” terang Karima.
Karima menjelaskan Parenting adalah pola asuh atau pengasuhan anak yang dilakukan orang tua sejak anak lahir hingga dewasa.
Lebih lanjut, Karima menyebut kegiatan ini dilaksanakan DP3A-KB Halsel bekerja sama dengan TP PKK, GOW, Diknas, Dikjar dan Event Organizer Wildhouse Production Tidore Kepulauan dimeriahkan oleh Parade SMAN 1 Halsel lewat aksi potret kekerasan anak di Bumi Saruma dan sebagai sikap tegas menolak kekerasan anak di Bumi Saruma menyongsong Indonesia emas 2045.
Ia berharap kedepannya, agenda ini tidak hanya seremonial tetapi parenting harus benar-benar diimplementasikan oleh orang tua di rumah dan pengawasan di luar rumah di luar jam sekolah dan para guru saat anak-anak berada di sekolah dengan memberikan perhatian dan tanggungjawab kepada anak-anak.
“Karena, peran aktif juga keteladanan orang tua dan guru sangat penting memberikan bimbingan. Agar aktivitas anak remaja dapat terkontrol dengan sendirinya kenakalan remaja dapat diatasi,” pungkasnya.
Narasumber pada kegiatan sosialisasi ini adalah dr. Azhar Sp.A dengan topik materi bahaya seks bebas dan HIV/AIDS sedangkan dr. Norma Hanifah Sp Og dengan materi kesehatan reproduksi, kemudian Bahran Taib dari Himpsi Maluku Utara dengan materi pengaruh digitalisasi secara psikologi.
Selain itu, kegiatan ini jiga menghadirkan Duta Genre Putra Indonesia Maluku Utara 2023, Mudrika Abd Asis Adji sebagai Host didampingi Duta Genre Perempuan Indonesia Maluku Utara tahun 2024, Asmiranda B Nurhamidin. Mereka merupakan putra/ putri terbaik bumi Saruma.(red)
Ikut dimeriahkan oleh Sekretaris Forum Anak Provinsi Maluku Utara, Putri Aulia dan perwakilan siswa SMA Negeri 1 Halsel, M. Rizki dari Forum anak Halmahera Selatan.












