LABUHA – Gubernur Maluku Utara Serly Djoanda cicil Dana Bagi Hasil (DBH) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) sebesar 15 miliar.
Total DBH Halsel yang belum dibayar Pemprov Malut sebesar 160 miliar lebih.
Pernyataan orang nomor 1 di Maluku Utara itu saat dirinya kunjungan di Bumi Saruma. Kunjungan Serly didampingi Bupati Halsel Bassam Kasuba sejak Senin 30 Juni hingga 01 Juli 2025.
Sejumlah kegiatan telah dilakukan istri mendiang Beny Laos itu selama dua hari di Halsel.
Kunjungan Serly itu mulai dari melakukan peninjauan banjir di Labuha Kecamatan Bacan, mengunjungi nelayan di Panamboang Kecamatan Bacan Selatan, tunjau Rumah Sakit Daerah (RSUD) Labuha
Penyerahan sejumlah bantuan di Amasing Kota Barat serta mengenjungi Kantor Bupati Halsel Selasa (01/07).
Pada sesi Konfrensi pers dengan puluhan Wartawan di Kantor Bupati Serly Djoanda mengaku Pemerintah Provinsi Maluku Utara 2025 ini membayar DBH Halsel sebesar 15 miliar.
“Pembayaran DBH tahun ini ada dua tahap, tahap pertama 8 miliar dan akan dibayar lagi 7 miliar tahap kedua,” kata Serly yang didampingi Bassam Kasuba dihadapan puluhan wartawan Halsel.
Menurutnya, untuk tahun 2026 Pemprov Malut bakal bayar 20 miliar DBH milik Permen Halsel.
Serly bilang Pemprov Malut dan Pemda Halsel harus berkolaborasi untuk membangun daerah ini, jika kolaborasi itu terjalin dengan baik maka keberhasilan daerah juga bagian dari keberhasilan Pemprov Malut.(red)












