LABUHA – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) dibawah pimpinan Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba dan Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin, kembali menunjukkan prestasi gemilang dalam pengelolaan sektor kesehatan nasional setelah berhasil meraih penghargaan Cakupan Kesehatan Semesta atau Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 dalam kategori Madya.
Penghargaan bergengsi ini diberikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) sebagai bentuk apresiasi atas komitmen yang kuat dari pemerintah daerah dalam menjalankan upaya perlindungan kesehatan aktif bagi seluruh masyarakat Halsel.
Dalam keterangan resmi melalui info grafis yang diterima media ini, Sabtu (28/02) disebutkan bahwa berdasarkan data resmi per tanggal 1 Desember 2025, sebanyak 99,66 persen masyarakat Kabupaten Halsel telah terlindungi oleh Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Secara rinci, jumlah peserta JKN tercatat sebanyak 107.174 orang melalui Program Bantuan Iuran BPJS Kesehatan (PBI) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten, 67.365 orang melalui PBI dari APBN Pusat, serta 63.743 orang yang terdaftar sebagai Pekerja Penerima Upah (PPU).
Selain kemajuan dalam cakupan jaminan kesehatan, pemerintah Kabupaten Halsel juga terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan aksesibilitas layanan kesehatan melalui pembangunan infrastruktur dan inovasi layanan.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha sebagai rumah sakit rujukan utama di daerah kini telah dilengkapi dengan fasilitas medik spesialis baru yang modern, meliputi Unit Perawatan Neonatus Intensif (NICU), Unit Perawatan Intensif Anak (PICU), ruang Cytotoxic untuk pelayanan kemoterapi, serta alat radiologi panoramic dengan standar mutu tinggi yang mendukung proses diagnosis medis yang lebih akurat.
Tak hanya pada tingkat rumah sakit, perluasan akses pelayanan kesehatan juga dilakukan ke tingkat kecamatan dan desa.
Pemerintah Daerah Halsel telah membuka puskesmas baru di wilayah Jikohai dan Laluin, serta menambah fasilitas Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kotalow dan Boso.
Keberadaan fasilitas kesehatan ini diharapkan dapat meminimalkan jarak tempuh masyarakat dalam mendapatkan layanan kesehatan dasar.
Untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan, pemerintah Kabupaten Halsel juga menerapkan berbagai inovasi berbasis teknologi digital. Salah satunya adalah sistem pengaduan layanan kesehatan yang dapat diakses melalui Quick Response (QR) Code, yang memudahkan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan secara cepat serta terstruktur.
Selain itu, telah dioperasionalkan layanan DEPO OK yang berfungsi untuk percepatan pengambilan obat operasi, sehingga proses pelayanan bagi pasien yang akan menjalani tindakan bedah (operasi) dapat berjalan lebih lancar dan efisien.
Dalam bidang penguatan sumber daya manusia kesehatan, Kabupaten Halmahera Selatan telah berhasil memenuhi standar kebutuhan dokter spesialis tipe C sesuai ketentuan nasional. Capaian ini diperoleh melalui program rekrutmen tenaga kesehatan secara bertahap serta kerja sama strategis yang telah terjalin dengan Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar.(red)












