Polisi Tutup Tambang Emas Ilegal Kusubibi Halsel

Jumat, 9 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polsek Bacan Barat pasang garis police line areal tambang emas Ilegal (Dok//Sadam)

Polsek Bacan Barat pasang garis police line areal tambang emas Ilegal (Dok//Sadam)

LABUHA – Pemerintah Desa (Pemdes) Kusubibi Bersama Kepolisian Sektor (Polsek) Bacan Barat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) resmi menghentikan aktifitas tambang ilegal pasca musibah empat penambang dunia pada Rabu, 07 Agustus 2024 kemarin.

Melalu surat instruksi Pemerintah Desa Kusubibi dengan nomor : 02 Tahun 2024 tentang penghentian kegiatan penambang emas ilegal di Kusubibi.

Instruksi Pemerintah Desa Kusubibi di ambil atas dasar Himbauan Kapolsek Bacan Barat agar seluruh aktifitas penambangan ilegal di Desa Kusubibi untuk segera di hentikan.

Dalam surat tersebut, Pemerintah Desa Menginstruksikan Kepada Pemilik Galian (Kolam), Pemodal/Penunjang, Penambang, Pemilik tromol dan pemilik tong agar menghentikan segala bentuk aktifitas penambangan emas dan kaitannya dengan kegiatan tersebut, terhitung sejak di keluarkan surat instruksi.

Baca Juga :  Buka Pelatihan Bahasa Mandarin, Harita Group Jawab Tantangan Industri Global

Selanjutnya memerintahkan kepada penunjang/pemodal pemilik tong dan tromol untuk menghentikan seluruh pekerjanya yang berkegiatan di lokasi penambang emas.

Kapolsek Bacan Barat, Iptu Zulkifli Machmud, Ketika di konfirmasi awak media Jumat, 09 Agustus 2024 membenarkan perihal tersebut.

“Iya pasca dari evakuasi ke empat korban yang diduga terjebak dalam lubang terowongan, langsung saya menghimbau agar seluruh aktifitas penambangan di hentikan, dari himbauan itu kemudian pemerintah desa mengeluarkan surat instruksi tersebut” kata Zulkifli.

Tak sampai di situ, pihaknya akan kembali memastikan bahwa tidak ada lagi aktifitas penambangan di Desa Kusubibi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).

“Untuk memastikan bahwa tidak ada lagi aktifitas penambangan, pihak Polsek Bacan Barat akan berkordinasi dengan Forkopimcam untuk sama sama turun ke lokasi penambangan” sambungnya

Baca Juga :  Rumah Dataku Kaereu Halsel Juara 2 Harganas Malut

Di ketahui peristiwa nahas Tersebut sedikitnya empat korban meninggal dunia, diantaranya : Jair Idris (38 Tahun) dan Abjad Sarif (43 Tahun) Asal Desa Peleri Kecamatan Malifut Kabupaten Halmahera Utara, Risky (23 Tahun) asal Desa Togawa Kecamatan Galela Kabupaten Halmahera Utara dan Rais (38 Tahun) Asal Desa Dorolamo Kecamatan Kayoa Halsel.

Untuk diketahui di Halsel terdapat 3 tambang emas ilegal yang saat ini beraktifitas diantaranya Desa Kusubibi, Desa Manatahan dan Soasangaji Kecamatan Obi Barat.

Namun baru Kusubibi yang ditutup pasca 4 orang meninggal tertimpa longsor. Namun 2 tambang emas ilegal di Obi itu belum disentuh oleh pihak kepolisian dan Pemerintah. Ironisnya dalam catatan Redaksi Segmen pada 2 pekan terakhir ini sejumlah sumber mengakui aktifitas penambang dan pengusaha di Manatahan dan Soasangaji diduga dibeking oleh oknum kepolisian.(red)

Baca Juga :  Belum Diresmikan Plafon Lapak UMKM Milenial Ambruk

Berita Terkait

PWI Sebut Kadisparekraf Halsel Rasa Jubir Kusu Island Resort
ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur
Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi
40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026
Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN
Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat
Uji Komitmen Kapolres Halsel Tutup Tambang Ilegal di Kali Raim Liaro
Fajri Ahmad Anak Buah Sherly di Halsel Jadi Tukang Jual Tanah Topsoil Ilegal
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:07 WIB

PWI Sebut Kadisparekraf Halsel Rasa Jubir Kusu Island Resort

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:32 WIB

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:42 WIB

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:29 WIB

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:20 WIB

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Berita Terbaru

Kadisparekraf Halsel, Ali Dano Hasan. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

PWI Sebut Kadisparekraf Halsel Rasa Jubir Kusu Island Resort

Jumat, 31 Jul 2026 - 12:07 WIB

Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan

Berita Terkini

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:32 WIB

Sahmar M. Zen, Direktur PARADE Maluku Utara. foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:42 WIB

Berita Terkini

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:29 WIB

Berita Terkini

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:20 WIB