Akui Proyek Jalan Sirtu Busua Pasir Putih Mandek, Ini Alasannya

Rabu, 2 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Idham Ibrahim Direktur Utama CV. Bima Sakti (foto_istimewah)

Idham Ibrahim Direktur Utama CV. Bima Sakti (foto_istimewah)

LABUHA – Kontraktor Pembangunan Jalan Sirtu Busua Pasir Putih menanggapi soal mandeknya proyek miliknya.

Direktur CV. Bima Sakti Idham Ibrahim mengakui terkendalanya kegiatan tersebut lantas sulitnya mobilisasi alat ke lokasi proyek.

Idham bilang, paska menang tender, sejumlah alat berat itu tidak bisa diterjunkan ke lokasi karena tidak ada kapal atau Very yang berkapasitas besar.

“Karena tidak ada Very berkapasitas besar rute Kayoa Barat. Beda dengan Very rute Ternate Makian itu kapasitasnya besar,” ujar Idham Ibrahim, kepada Segmen, Rabu (02/08).

Idham Ibraim yang juga Bendahara Partai Kebangkitan Bangsa Halsel itu menyebut alat yang rencana dibawa ke lokasi untuk pembangunan jalan Sirtu Busua Pasir Putih yatu 2 Unit Excavator, 1 unit Bomag, 3 unit Dump Truk.

Baca Juga :  Sambut HUT RI ke 78, Babinsa Sertu Yonias Loleo Latih Paskibra Tingkat Kecamatan Bacan Timur Tengah

“Daftar alat berat Exavator 2 unit, Bomag 1 unit, Dump, truck 3 unit ini terkendala ke lokasi menunggu LCT karena Fery yang jalur Busua Kecamatan Kayoa Barat itu tidak bisa muat alat berat,” kata Idham.

Lebih jauh lagi, kata Idham saat ini sudah ada kapal atau tongkat yang disiapkan sehingga dalam waktu dekat ini juga sejumlah alat ini akan diterjunkan ke lokasi untuk dilakukan pekerjaan hingga tuntas.

“Sudah siap dan menunggu LCT saja maka alat berat ini akan dibawa ke lokasi proyek untuk dilakukan pekerjaan Jalan Sirtu Busua Pasir Putih hingga tuntas,” tutup Idham.(red)

Berita Terkait

PWI Sebut Kadisparekraf Halsel Rasa Jubir Kusu Island Resort
ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur
Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi
40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026
Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN
Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat
Uji Komitmen Kapolres Halsel Tutup Tambang Ilegal di Kali Raim Liaro
Fajri Ahmad Anak Buah Sherly di Halsel Jadi Tukang Jual Tanah Topsoil Ilegal
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:07 WIB

PWI Sebut Kadisparekraf Halsel Rasa Jubir Kusu Island Resort

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:32 WIB

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:42 WIB

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:29 WIB

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:20 WIB

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Berita Terbaru

Kadisparekraf Halsel, Ali Dano Hasan. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

PWI Sebut Kadisparekraf Halsel Rasa Jubir Kusu Island Resort

Jumat, 31 Jul 2026 - 12:07 WIB

Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan

Berita Terkini

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:32 WIB

Sahmar M. Zen, Direktur PARADE Maluku Utara. foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:42 WIB

Berita Terkini

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:29 WIB

Berita Terkini

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:20 WIB