PSK dan Miras Menjamur di Tambang Emas Kusubibi

Senin, 21 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi wanita pekerja Seks Komersil dan minuman keras.

Ilustrasi wanita pekerja Seks Komersil dan minuman keras.

LABUHA – Warga Desa Kusubibi Kabupaten Halmahera Selatan bahkan umumnya sangat bersyukur adanya tambang rakyat. Namun, tambang tersebut tidak dijaga oleh orang atau masyarakat yang mengais rezeky sehingga sudah berdampak buruk dan bahkan menjadi malapetaka.

Informasi yang dihimpun segmen.co.id Minggu (20/12/2020) menyebutkan awal tambang Kusubibi dibuka ribuan orang datang mengais rizky. Aktifitas tambang setahun ini tidak terdengar ada penambang atau warga yang meninggal di lokasi tambang akibat longsor dan musibah lainnya.

Namun belakangan ini, sudah sering terjadi musibah yang mengakibatkan banyak warga atau penambang meninggal karena tertimbun longsor dan tertimbun kayu di lokasi tambang.

Keluahan itu dipaparkan oleh Tokoh Adat Keluarga Tobelo dan Galela Desa Kusubibi Sadek Ishak.

Baca Juga :  Kontraktor Proyek SD Sawanakar Berlaga Bupati Dikeluhkan

Sadek mengatakan adanya kejadian tersebut, seraya dirinya menceritakan kronologis sejumlah warga atau penambang meninggal dunia dilokasi area tambang yang tak berizin itu.

“Saya tidak tau dari mana asal usul minuman keras (miras) jenis cap tikus itu datang tetapi tiba-tiba sudah tersebar di lokasi Tromol. Begitu juga dengan perempuan alias Pekerja Seks Komorsil (PSK) menjamur di area tambang Desa Kusubibi. Kita tidak tahu asal usul mereka namun tiba-tiba sudah banyak di lokasi tromol,” ujar Sadek kepada segmen.co.id, Ahad (21/12/2020).

Selaku Tokoh Adat dirinya sudah melakukan peneguran sebanyak 3 kali namun sejumlah penambang dan Pemerintah Desa Kusubibi tak mengindahkan teguran itu. “Kalau bole minuman dan perempuan itu jangan lagi ada di diaini kabawa,” tegas Sadek.

Baca Juga :  Polres Halsel Kerahkan Personil, Amankan Takbiran

Dia mengaku sebanyak 3 kali melakukan peneguran, dan 3 kali juga terjadi longsor di berbagai lokasi tambang yang menelan korban.

Lebih jauh lagi Sadek berharap agar ada kerja sama antara Pemerintah Desa dan pihak terkait yakni penagak hukum atau polisi agar jika bisa mencegah peredaran minuman keras di lokasi tambang Kusubibi agar supaya tak ada lagi musibah yang menelan korban.

“Kalau bole pemerintah desa dan Polisi cegah supaya jangan lagi ada minuman keras di lokasi tambang dan tromol,” tandas Sadek.(sif)

Berita Terkait

PWI Sebut Kadisparekraf Halsel Rasa Jubir Kusu Island Resort
ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur
Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi
40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026
Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN
Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat
Uji Komitmen Kapolres Halsel Tutup Tambang Ilegal di Kali Raim Liaro
Fajri Ahmad Anak Buah Sherly di Halsel Jadi Tukang Jual Tanah Topsoil Ilegal
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:07 WIB

PWI Sebut Kadisparekraf Halsel Rasa Jubir Kusu Island Resort

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:32 WIB

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:42 WIB

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:29 WIB

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:20 WIB

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Berita Terbaru

Kadisparekraf Halsel, Ali Dano Hasan. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

PWI Sebut Kadisparekraf Halsel Rasa Jubir Kusu Island Resort

Jumat, 31 Jul 2026 - 12:07 WIB

Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan

Berita Terkini

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:32 WIB

Sahmar M. Zen, Direktur PARADE Maluku Utara. foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:42 WIB

Berita Terkini

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:29 WIB

Berita Terkini

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:20 WIB