Refleksi dan Motivasi di Apel Gabungan Akhir Tahun, Bassam: Festival Saruma Jaga Identitas Kultural Daerah

Senin, 29 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHA – Apel gabungan yang diadakan oleh Pemerintah Daerah Halmahera Selatan (Pemda Halsel) di UMKM Mileniel Bacan Selatan pada Senin pagi 29 Desember 2025, menjadi momentum refleksi dan motivasi bagi seluruh jajaran Pemerintahan Daerah (Pemda).

Bupati Halsel Hasan Ali Bassam Kasuba menegaskan bahwa akhir tahun harus dimaknai bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan momentum evaluatif yang bersifat transformatif.

Menurutnya, setiap individu dalam pemerintahan dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas diri agar progres hari esok melampaui capaian hari ini.

“Kita harus lebih berusaha agar hari esok kita lebih baik dari hari ini,” ujar Bupati Bassam di hadapan peserta apel.

Bassam menyampaikan, agenda Istighosah yang dirangkaikan dengan kegiatan akhir tahun merupakan instrumen spiritual yang berfungsi sebagai penguat motivasi dan etos kerja birokrasi.

Baca Juga :  Sosialisasi Perikanan berkelanjutan, Desa Madapolo sambut hari perikanan sedunia

Bupati Halsel ini juga menempatkan Festival Saruma yang digelar Pemda Halsel sebagai katalis ekonomi dan kebudayaan. Ia menilai kegiatan tersebut bukan hanya ruang hiburan, tetapi juga medium penggerak ekonomi masyarakat sekaligus upaya menjaga identitas kultural daerah.

“Festival ini adalah penggerak ekonomi masyarakat dan mendorong kebudayaan kita untuk kita jaga,” katanya.

Dalam rangkaian kegiatan itu, Pemda Halsel juga merencanakan konser amal pada malam puncak yang akan diisi oleh grup musik Ungu. Bassam menegaskan bahwa konser tersebut diarahkan sebagai wujud empati sosial bagi korban bencana alam di Sumatera dan Aceh.

“Puncaknya nanti kita luaskan kantong kita agar sedikit demi sedikit bisa membantu para korban bencana,” punkasnya, seraya berharap setiap donasi yang diberikan menjadi ladang keberkahan.

Baca Juga :  Asesmen Sekda Halsel, Usman: Tergantung Siapa Dekat Wartawan

Sementara itu, Wakil Bupati Halsel Helmi Umar Muchsin menekankan pentingnya refleksi institusional setelah satu tahun perjalanan pemerintahan. Ia menyebut fase tersebut sebagai proses pembelajaran yang kaya dinamika dan tantangan, sekaligus fondasi untuk mengantisipasi kompleksitas di masa mendatang.

“Apa yang kita lewati satu tahun ini memberi kita ruang untuk mengevaluasi diri dan mempersiapkan langkah ke depan,” kata Helmi.

Ia menilai tantangan pemerintahan ke depan akan semakin kompleks, sehingga menuntut pendekatan manajerial yang tidak hanya kuat di internal organisasi perangkat daerah, tetapi juga solid dalam koordinasi antar OPD.

Helmi secara terbuka mengakui beratnya visi dan misi Bupati, khususnya dalam pengembangan sektor agromaritim. Namun ia optimistis Halsel memiliki modal struktural dan ekologis yang unggul.

Baca Juga :  Dukung Program Pemerintah, Pemdes Bori Lakukan Vaksinasi

“Tidak ada agromaritim di Indonesia yang sebagus di Halsel. Kepala BKN juga mengakui itu. Tahun 2026 kita bisa mewujudkannya,” ucapnya.

Ia juga menyoroti pentingnya penerapan merit sistem sebagai basis tata kelola birokrasi yang profesional dan berkeadilan. Menurut Helmi, meritokrasi bukan sekadar konsep administratif, melainkan arsitektur sistemik yang harus dibangun secara konsisten agar kualitas pelayanan publik meningkat secara berkelanjutan.

Di kesempatan itu, Helmi berharap rangkaian Istighosah dan refleksi akhir tahun ini menjadi pesan moral sekaligus energi kolektif bagi seluruh aparatur Pemerintah.

Ia mengajak seluruh jajaran Pemda Halsel untuk menjadikan evaluasi sebagai budaya, dan pelayanan sebagai amanah yang dijalankan dengan integritas serta empati sosial.(red) 

Berita Terkait

PWI Sebut Kadisparekraf Halsel Rasa Jubir Kusu Island Resort
ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur
Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi
40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026
Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN
Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat
Uji Komitmen Kapolres Halsel Tutup Tambang Ilegal di Kali Raim Liaro
Fajri Ahmad Anak Buah Sherly di Halsel Jadi Tukang Jual Tanah Topsoil Ilegal
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:07 WIB

PWI Sebut Kadisparekraf Halsel Rasa Jubir Kusu Island Resort

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:32 WIB

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:42 WIB

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:29 WIB

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:20 WIB

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Berita Terbaru

Kadisparekraf Halsel, Ali Dano Hasan. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

PWI Sebut Kadisparekraf Halsel Rasa Jubir Kusu Island Resort

Jumat, 31 Jul 2026 - 12:07 WIB

Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan

Berita Terkini

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:32 WIB

Sahmar M. Zen, Direktur PARADE Maluku Utara. foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:42 WIB

Berita Terkini

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:29 WIB

Berita Terkini

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:20 WIB