![]() |
| Kondisi jalan antara Desa Liaro dan Desa Silang, Kecamatan Bacan Timur Selatan, Halsel. (foto:adhi//segmen.co.id) |
Jalan Raya Desa Liaro Kecamatan Bacan Timur Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut) kini telah mengalami kerusakan total, butuh perhatian dari Pemerintah Daerah (Pemda) Halsel.
Sebab jalan ini tidak sangat memenuhi syarat untuk dilewati namun masyarakat setempat terpaksa harus melewatinya.
Sekretaris Desa Liaro, Halim Arsad mengatakan sesuai dengan Kronologis persoalan jalan yang ada di Desa Liaro, ternyata awal pembangunan mulai dari tahun 2018 namun jalan ini adalah usaha dari Pemerintah Desa Liaro sendiri, bukan Pemda Halsel.
“Kami dari pihak Pemerintah Desa memberanikan diri untuk buat jalan karena pada saat itu kami sudah berkoordinasi dengan Bupati, Camat, dan Kepala Desa, namun pada saat itu dari Camat dan Pemerintah Desa Lambat Koordinasi dengan pemilik lahan makanya jalan tersebut tidak bisa diteruskan karena pemilik lahan adalah masyarakat Desa Silang yang tak jauh dari Liaro sudah menahan lahan tersebut jadi pembatasan jalan ini tepat dipertengahan anatara Desa Silang dan Desa Liaro,” ujar Halim kepada segmen.co.id, Sabtu (25/08) pekan kemarin.
Dalam pertemuan itu Bupati Halsel Bahrain Kasuba mengaku belum ada anggaran untuk kegiatan pembangunan jalan di taun 2019 ini. Bahrain menjanjikan untuk anggaran pembangunan jalan nanti di awal tahun 2020.
“Bupati Halsel Bahrai Kasuba bilang belum ada anggaran untuk 2019 jadi nanti di 2020 baru ada anggaran, sekitar bulan Januari atau di bulan Februari 2020 baru dilaksanakan kegiatan yang menyangkut dengan jalan,” terang Halim.
Selain menjanjikan jalan di awal 2020 nanti, Bahrain juga akan membangun pembangunan Tower untuk akses jaringan Telkomsel.(adhi)












