Warga Soligi Dukung KATAM Malut Tolak PT HPL

Sabtu, 12 Oktober 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alwi: Sisa Nikel Hasil Produksi Sangat Berbahaya dan Merusak Ekosistem Laut

ALWI LA MASINU

Ajakan Konsorsium Advokasi Tambang (KATAM) Maluku Utara menolak PT Halmahera Persada Leygen (HPL) di Desa Kawasi, Kecamatan Obi, Pulau Obi, Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara mendapat dukungan dari warga Desa Soligi, Kecamatan Obi. Menurut warga, rencana pembuangan limbah pertambangan di laut oleh PT HPL akan berdampak buruk bagi mereka.
Alwi La Masinu, salah satu warga Soligi mengatakan, selain berdampak buruk, pembuangan tailling (limbah pertambangan) atau sisa nikel hasil produksi ke laut sangat berbahaya dan merusak ekosistem laut di Kepulauan Obi secara primer.
“Sebagai masyarakat di Pulau Obi adalah berprofesi nelayan. Kalau luat dicemari, ciri kehidupan masyarakat pesisir yang notabanenya nelayan akan terancam,” terang Alwi melalui keterangan tertulis yang diterima segmen.co.id.
Alumnus Teknik Geologi Universitas Hasanudin (Unhas) Makassar ini mengemukakan, penolakan yang diuatarakan merupakan suara masyarakat Soligi. Warga secara tegas menolak dan tidak setuju  rencana penempatan tailing di daerah marine (laut) atau sekitar palung laut di wilayah Soligi.
“Penolakan masyarakat Soligi sejalan dengan program pemerintah pusat untuk melestarikan laut dan menjadikan laut sebagai sumberdaya masa depan yang harus di jaga kelestariannya,” kata Alwi, yang juga Ketua Program Studi Geografi Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Kie Raha Ternate itu.
Alwi menyerukan kepada masyarakat Obi agar menolak keras rencana penempatan tailing di laut. Bagi dia, masyarakat Obi yang hidupnya sebagian bergantung atau memanfaatkan potensi laut adalah bagian dari perilaku ramah lingkungan. Itu sebabnya Alwi mengingat kembali kepada PT HPL untuk tidak memaksakan kehendak membuang limbah pertambangan diantara Desa Kawasi dan Soligi.
“Dua desa ini punya palung laut, jika hal ini tetap di paksakan maka bertentangan dengan program pemerintah melestarikan laut dari berbagai bahan pencemaran. Kalau itu dipaksakan, jangan salahkan masyarakat lingkar tambang untuk melakukan protes secara besar-besaran,” tandasnya.
PT HPL adalah salah satu perusahaan tambang yang berafiliasi dengan group PT Harita khusus pada pengolahan (smelter) nikel. Sementara ini, PT HPL sedang pada tahap pembangunan pabrik. Baik PT Harita maupun HPL belum dimintai keterangan, hingga berita ini di publis, kedua perusahaan itu belum memberikan tanggapan. (red)
Baca Juga :  Timsel Zona II Malut Menuai Sorotan, Pengamat Hukum Sebut Kinerjanya Tidak Beres

Berita Terkait

Astaga! Pelantikan APDESI Halsel Versi Aziz Patok Kades Capai 373 Juta
Bassam Kasuba Resmi Dilantik Jadi Bupati Halsel, Gantikan Usman Sidik
FPII dan DPI Silaturahmi dengan Kemenkumham Malut
SIPINKER, Aplikasi Pintar Disnakertrans Halsel
LPI Malut Nilai Manuver Rizal Marsaoly Jadi Ancaman
Dibobol Maling, Surat-Surat Motor Warga Obi Utara Raib
Jalin Kerjasama dengan Unkhair Ternate, Wanatiara Persada Hibah Bangunan dan Mesin Produksi
Politeknik Wiratama Maluku Utara Gelar Kegiatan Kemahasiswaan yang Seru, Ada Lomba Karaoke!
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 Juli 2025 - 13:39 WIB

Astaga! Pelantikan APDESI Halsel Versi Aziz Patok Kades Capai 373 Juta

Jumat, 15 Desember 2023 - 03:51 WIB

Bassam Kasuba Resmi Dilantik Jadi Bupati Halsel, Gantikan Usman Sidik

Kamis, 7 Desember 2023 - 00:06 WIB

FPII dan DPI Silaturahmi dengan Kemenkumham Malut

Minggu, 3 Desember 2023 - 07:46 WIB

SIPINKER, Aplikasi Pintar Disnakertrans Halsel

Selasa, 21 November 2023 - 09:10 WIB

LPI Malut Nilai Manuver Rizal Marsaoly Jadi Ancaman

Berita Terbaru

Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan

Berita Terkini

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:32 WIB

Sahmar M. Zen, Direktur PARADE Maluku Utara. foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:42 WIB

Berita Terkini

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:29 WIB

Berita Terkini

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:20 WIB