2021 Tiga RKB SD Inpres Orimakurunga Bakal Dibangun

Sabtu, 9 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi tiga gedung tua SD Inpres Orimakurunga yang dibangun sejak Suharto menjabat sebagai Presiden Repoblik Indonesia. (Dam//segmen.co.id)

Kondisi tiga gedung tua SD Inpres Orimakurunga yang dibangun sejak Suharto menjabat sebagai Presiden Repoblik Indonesia. (Dam//segmen.co.id)

LABUHA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diknas) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) bakal membangun 1 Ruang Kelas Belajar (RKB) Sekolah Dasar Inpres Desa Orimakurunga, Kecamatan Kayoa Selatan. 3 RKB gedung tua SD Inpres itu memang sejak lamah dikeluhkan, sebab sangat tidak layak lagi digunakan untuk proses belajar mengajar.

Sekretaris Dikbud Halsel Umar Iskandar Alam mengatakan, pada tahun 2021 ini 1 RKB SD Inpres bakal dibangun dengan  anggaran kurang lebih 400 juta. SD Inpres Orimakurunga yang saat ini telah diganti nomenklatur menjadi SDN 138 Halsel itu kata Umar sudah diprioritaskan pada tahun kemarin tetapi kendala Covid19 sehingga beberapa kegiatan Dikbud Halsel dipending termasuk pembangunan SDN 138 Halsel itu.

“Anggarannya di pending karena Covid19 sehingga dialihkan ke 2021 ini baru dibangun,” uhar Umar kepada segmen.co.id diruang kerjanya, Kamis (07/01/2021).

Baca Juga :  Bupati Halsel Resmi Buka STQ 2025, Bassam: Al-Quran dan Hadits Jadi Pedoman Hidup

Umar bilang, proyek rehabilitas SDN 238 Halsel sempat dikerjakan pada awal 2020 kemarin, tetapi Covid19 jadi akan dikerjakan kembali pada tahun 2021 ini. “Covid19 dan Pilkada jadi butuh anggaran yang besar sehingg harus digeser beberapa kegiatan,” aku Umar.

Menurutnya Dikbud Halsel awal 2020 lalu telah memprioritaskan dua sekolah untuk dibangun yaitu SDN 138 Halsel dan SDN Desa Batulak, Kecamatan Gane Barat. Dan SDN Batulak yang berhasil masuk dan sudah dibangun.

Dirinya mengaku SDN 138 Halsel ini sudah beberapa kali diusulkan namun satu-satunya kendala adalah pengisian Dapodik sekolah yakni dalam pengisian Dapodik Sarana Prasana kepsek mengisi semua bagus termasuk Sarprasnya sehingga kementrian tidak merealisasikan.

Setelah mengetahui itu orang dua dilingkup Dikbud Halsel itu, kembali mengecek Dapodik SDN 138 Halsel ternyata dalam pengajuan Kepala Sekolah dan operator sekolah mengisi Dapodik Sarana Prasarananya bagus jadi tidak mungki kementrian memperhatikannya.

Baca Juga :  Kontraktor Proyek Drainase Desa Samo Diminta Bertanggung Jawab

“Pengajuan Dapodik Kepsek mengisi Saspras bagus sehingga saya panggil kepala sekolah tanyakan kenapa operator bikin Saspras bagus begini padahal kan rusak. Saya langsung perintahkan kepala sekolah rubah. Makanya tra dapa itu karena di Dapodik centangnya baik semua padahal ancor panggal,” tegas Sekdis itu.

Dirinya menyentil SDN 138 Halsel salah mengisi Dapodik, yang seharusnya rusak dan tidak ada malahan di isi baik dan ada. Sehingga saat pengusulan tidak diperhatikan karena semua telah di isi baik dan ada.

Pihaknya memberi contoh di SD Inpres Orimakurunga alias SDN 138 Halsel itu tidak ada Perpustakaan akan tetapi pada pengisian Dapodik ada Perpustakan. Bagaiman mungkin kementrian memperhatikan kalau tidak ada di isi ada.

“Dalam Dapodik hanya perbaiki siswa dan guru lainnya tak ambil pusing,” akunya. Sembari mengintruksikan kepada seluruh kepsek agar rubah Dapodik sesuai kondisi Saspras yang ril di lapangan.

Baca Juga :  PAN Jagokan 2 Nama ini Calon Bupati Halsel

Lebih jauh lagi, Umar Iskandar Alam juga mengakui tahun lalu Dikbud Halsel juga telah mengusulkan tambahan 2 RKB SDN 138 Halsel ke Dunas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Halsel dan SDN 138 Halsel tahun 2021 ini mendapat 2 RKB tambahan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Tahun ini juga kemungkinan ada 1 atau 2 lokal yang didapatkan SD Inpres Orimakurunga. 2021 ini so dilaksanakan itu,” tandas Umar.

Sekedar diketahui SDN 138 Halsel tahun 2021 ini mendapat tambahan 3 RKB yakni 2 RKB bersumber dari DAK dan 1 RKB lagi dari APBD Halsel 2021. Ketiga RKB SDN 138 Halsel itu bakal dibangun awal tahun ini.(Dam)

Berita Terkait

Wabup Halmahera Selatan Jawab Dua Ranperda 
Berita Skandal Lelang Cathlab Tiga Wartawan Dipolisikan, PWI Halsel Kecam Iksan Kaleserang
Pemda Halsel Dorong Penggunaan Aset Daerah Dioptimalkan
Tetapkan RDTR Pemda Halmahera Selatan Buka Ruang Investasi
Masyarakat Laigoma Kayoa Kembali Palang Kantor Desa
Desak Polda Maluku Utara Usut Tuntas Pelaku Pencuri Kapal Tongkang
Disperkim Halsel Pastikan Pembangunan 20 Unit MCK Leleojaya Tuntas
Ikbal Mustafa Ketum Masatawa Ucapkan Selamat HUT IKA-Togale Halsel ke 21 Tahun
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:29 WIB

Wabup Halmahera Selatan Jawab Dua Ranperda 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Berita Skandal Lelang Cathlab Tiga Wartawan Dipolisikan, PWI Halsel Kecam Iksan Kaleserang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:12 WIB

Pemda Halsel Dorong Penggunaan Aset Daerah Dioptimalkan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Tetapkan RDTR Pemda Halmahera Selatan Buka Ruang Investasi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Masyarakat Laigoma Kayoa Kembali Palang Kantor Desa

Berita Terbaru

Helmi Umar Mukshin Wakil Bupati Halmahera Selatan. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Wabup Halmahera Selatan Jawab Dua Ranperda 

Kamis, 8 Okt 2026 - 00:29 WIB

Rapat Kordinasi Penggunaan Aset Daerah yang dipimpin Wakil Bupati Halsel Helmi Umar Mukhsin. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Pemda Halsel Dorong Penggunaan Aset Daerah Dioptimalkan

Rabu, 7 Okt 2026 - 09:12 WIB

Bupati Halsel Buka Focus Group Discussion (FGD) I RDTR dan Konsultasi Publik I Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS). Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Tetapkan RDTR Pemda Halmahera Selatan Buka Ruang Investasi

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:40 WIB

Kantor Desa Laigoma Kecamatan Kayoa, Kabupaten Halmahera Selatan. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Masyarakat Laigoma Kayoa Kembali Palang Kantor Desa

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:29 WIB