Dies Natalis ke 67, Maskur satukan Kader GMNI Malut

Rabu, 24 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana usai ngobrol pikiran (Gopi) puluhan pengurus GMNI se-Malut. (Foto: Sadam/segmen.co.id)

Suasana usai ngobrol pikiran (Gopi) puluhan pengurus GMNI se-Malut. (Foto: Sadam/segmen.co.id)

TERNATE – Memperingati hari lahir atau dies natalis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang ke 67 tahun dari sejak awal kelahirannya pada tanggal 23 Maret 1954. GMNI adalah organisasi kader yang berasaskan marhaenisme ajaran Bung Karno yang senantiasa berjuang untuk kepentingan kaum buru, tani, nelayan dan kaum-kaum tertindas lainnya.

Pengurus DPD GMNI Maluku Utara menjadikan dies natalis ini sebagai momentum penting untuk melakukan konsolidasi organisasi, konsolidasi ideologi dan konsolidasi kader GMNI Maluku Utara di semua tingkatan struktur.

Perayaan dies natalis yang di awali dengan diskusi lepas atau Ngobrol Pikiran (ngopi) bersama DPD GMNI Maluku Utara dan DPC GMNI kabupaten dan kota se Maluku Utara ini di pusatkan di cafe FLB Kota Ternate.

Perayaan dies natalis ini dihadiri oleh ketua dan sekretaris GMNI serta pengurus DPC GMNI se Maluku Utara.

Karteker Ketua GMNI Malut Maskur J. Latif meminta pengurus DPC GMNI bupaten dan kota se Maluku Utara terus melakukan pengkaderan, membangun kualitas kader dan anggota serta membangun basis-basis kader di setiap kampus, serta melakukan advokasi dan gerakan terhadap persoalan-persoalan daerah dan kabangsaan yang diresahkan oleh warga bangsa saat ini.

Terkait dengan dualisme kepengurusan GMNI menurut Maskur, itu adalah dinamika organisasi yang biasa-biasa saja tapi sesungguhnya GMNI hanya satu, yang dua itu struktur kepengurusannya, tapi asas perjuangan GMNI tetap satu yaitu marhenisme ajaran bung karno. Tetapi kata dia sudah lah itu semua sudah terjadi dan itu adalah dinamika organisasi yang kita pahami.

Baca Juga :  Bawaslu Halmahera Selatan 'Hilang' Saat Verifikasi di KPU, Kemanakah Pengawas Pemilu Berada?

“Dualisme kepengurusan GMNI adalah suatu dinamika biasa-biasa saja, tetapi sesungguhnya GMNI adalah satu, yang dua itu struktur kepengerusannya. Asas perjuangan GMNI tetap satu yaitu marhaenisme sesuai ajaran Bung Karno,” ujar Maskur kepada segmen.co.id Rabu 23 Maret 2021.

Lanjut Maskur, yang menjadi terpenting menurut Maskur adalah posisi GMNI ini kemana dan siapa yang minjadi kawan GMNI, untuk mengafirmasi itu, karena GMNI ini asas perjuangannya adalah marhaenisme ajaran bung Karno maka posisi GMNI jelas dan tegas tetap membela kaum marhaen atau kaum buruh, tani, nelayan dan kaum tertindas lainnya. Dan GMNI tetap berkawan dengan rakyat dan bukan kaum elektoral kekuasaan.

Sehingga itu, lanajut Maskur dalam waktu dekat DPD GMNI Maluku Utara akan berkordinasi dengan DPP GMNI dalam hal ini ketua umum Imanuel Cahyadi dan sekretaris jendral Sojahri Somar Namsa dan pengurus Lembaga Bantuan Hukum dan Advokasi (LBHA TRISAKTI) Indonesia untuk menghadirkan atau mendirikan Lembaga Bantuan Hukum dan Advokasi (LBHA TRISAKTI INDONESIA) Cabang Maluku Utara untuk melakukan pendampingan-pendampingan hukum terhadap warga yang tidak mampu dan tidak di pungut biaya seperti yang sudah sejak lama dilakukan oleh kepemimpinan GMNI Nasional pada masa kepemimpinan Twedi Noviadi Ginting dan Chrisman Damanik hingga Imanuel Cahyadi saat ini.

Baca Juga :  Bupati Usman Serahkan Laporan Keuangan Halsel 2021 ke BPK Malut

Semnetara itu Sekretaris GMNI Maluku Utara bung M. Idhar Bakri, bahwa GMNI hanya satu dan tidak ada perpecahan, karena asas perjuangannya tetap marhaenisme tidak ada GMNI dua yang ada hanya satu.

“Kia fokus kaderisasi dan laksanakan tri mantap GMNI yaitu mantap organisasi, mantap ideologi, dan mantap kaderisasi. Untuk memenangkan jaman,” tutur Al sapaan akrab sekretaris GMNI Maluku Utara itu.

Terpisah, Sumitro Komdan perwakilam GMNI Halmahera Selatan mengapresiasi kegiatan dies natalis itu yang gelar GMNI Maluku Uttara.

Sumitro bilang semoga GMNI Maluku Utara mampuh mengkonsulidasikan DPC GMNI kabupaten kota di Maluku Utara pada acara Dies Natalis ini.

Senada juga disampaikan Melkias dari GMNI Hlamhera Barat. Ia bilang dengan adanya forum seperti ini kader dari kabupaten kota juga dapat bertemu dan berdiskusi secara langsunh.

“Semoga ini terus dilakukan untuk menjaga dan meningkatkan persaudaraan sesama kader GMNI di Maluku Utara,” paparnya.

Baca Juga :  Ivan Pers dan Putra Bupati Resmi Pimpin KNPI Halsel

Hal yang sama dilontarkan Angky dan Ciknoris perwakilan dari DPC GMNI Halmahera Utara.

Angky meminta kepada Maskur J. Latif Karetaker Ketua DPD GMNI Maluku Utara untuk melakukan Kaderisasi Tingkat Menengah (KTM).

“Kami dari Halmahera Utara sangat mengapresiasi kegiatan ini. Selain itu meminta agar Ketua GMNI Maluku Utara agar melakukan kaderisasi tingkat menengah,” jelas Angky.

Apresiasi itu juga dilontarkan Iwan Marwan Sekertaris GMNI Kota Ternate.

Iwan mengemukakakan bentuk apresiasi besar kepada GMNI Malukua Utara yang telah menjadikan GMNI Kota Ternate sebagai tuan rumaj pada Dies Natalis GMNI ke 67 tahun.

“Kami apresiasi pengurus DPD GMNI Maluku Utara yang telah menjadikan Ternate sebagai tuan rumah dalam perayaan dies natalis GMNI kali ini,” jelas Iwan.

Sekretaris GMNI Kota Ternate itu meminta kepada pengurus DPD GMNI Maluku Utara agar pelaksanaan dies natalis GMNI tahun depan dilakukan dikabupaten yang lain sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan.

“Jika tahun depan dilakukan di kabupaten kota lain maka GMNI Ternate bisah mengunjungi langsung kader-kader GMNI di kabupaten sebagai tuan rumah dies natalis GMNI,” tandas Iwan.(Dam)

Berita Terkait

PWI Sebut Kadisparekraf Halsel Rasa Jubir Kusu Island Resort
ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur
Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi
40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026
Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN
Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat
Uji Komitmen Kapolres Halsel Tutup Tambang Ilegal di Kali Raim Liaro
Fajri Ahmad Anak Buah Sherly di Halsel Jadi Tukang Jual Tanah Topsoil Ilegal
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:07 WIB

PWI Sebut Kadisparekraf Halsel Rasa Jubir Kusu Island Resort

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:32 WIB

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:42 WIB

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:29 WIB

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:20 WIB

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Berita Terbaru

Kadisparekraf Halsel, Ali Dano Hasan. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

PWI Sebut Kadisparekraf Halsel Rasa Jubir Kusu Island Resort

Jumat, 31 Jul 2026 - 12:07 WIB

Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan

Berita Terkini

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:32 WIB

Sahmar M. Zen, Direktur PARADE Maluku Utara. foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:42 WIB

Berita Terkini

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:29 WIB

Berita Terkini

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:20 WIB