LABUHA – Memperingati Hari Anti Kekerasan Perempuan Sedunia, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Halmahera Selatan (Halsel) Rifa’at Al Asa’adah mengajak seluruh masyarakat bangun komunikasi yang baik antar sesama untuk meminimalisir dampak terhadap kekerasan perempuan.
Kepada Wartawan, Rifa’at Al Asa’adah berharap kepada seluruh perempuan dan masyarakat pada umumnya dapat membenahi kondisi sosial secara person dan keluarga serta masyarakat luas.
“Tanggapan saya kepada seluruh perempuan yang ada di Bumi Saruma ini bahwa dengan memperingati hari Anti Kekerasan Perempuan Internasional dapat membenahi dunia ini mulai dari diri kita sendiri dan keluarga kecil kita kemudian masyarakat secara luas,” ujarnya.
“Kalo misalnya peringatan hari kekerasan perempuan hanya sebatas serimonial akan tidak memiliki makna tersendiri. Sebab bagi kita manusia yang ada di muka bumi kita berperang penting. Dan peran itu dimulai dari diri kita sendiri dengan menyadari adanya kekerasan itu dari mulai ketenangan diri kita dan orang lain yang bersama kita”, tambahnya.
Menurutnya, jika hati setiap orang sudah tenang maka orang lain yang ada di sekitar merekakakan merasakan ketenangan dan ketentraman maupun komunikasi manusia secara keseluruhan yang ada di dunia ini akan berlangsung secara damai.
“Anti kekerasan perempuan itu muncul karena ada sebabnya. Seperti disebutkan dalam sejarah dari jaman 1960 tahun lalu memang kekerasan perempuan itu sudah terjadi dan sebagai manusia pasti memiliki celah-celah dalam berkomunikasi. Maka dari itu kita semua harus menyadari bahwa bagaimana komunikasi itu dibangun dengan baik sehingga sehingga kekerasan tidak terjadi di muka bumi ini,” jelasnya.
Lebih jauh lagi, pihaknya menyebut harus memahami bagaimana berkomunikasi dengan pasangan, dengan anak-anak sendiri serta memiliki trik masing-masing, jika itu telah diimplementasikan maka dipastikan angka kekerasan dapat menurun dan bisa berlangsung damai.
Istri Wakil Bupati Halsel itu berharap semua dapat membenahinya secara serentak secara massal dimulai dari kesadaran masing-masing.(Red)












