LABUHA – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) akan menggelar job fair atau bursa kerja untuk pertama kalinya pada tanggal 21 – 22 November 2023 mendatang.
Kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi para pencari kerja di Halsel agar mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan keterampilan dan minat mereka.
Kepala Seksi Perluasan Kesempatan Kerja Disnakertrans Halsel, Erwin Dodengo, mengatakan job fair ini akan melibatkan beberapa perusahaan pertambangan yang ada di Halsel, serta badan usaha lain yang standar gaji sesuai dengan standar Upah Minimum Provinsi (UMP), Upah Minimum Kabupaten (UMK), dan Upah Minimum Regional (UMR).
“Kita membuat job fair sehingga para pencari kerja bisa datang langsung pada kegiatan tersebut dan tidak perlu langsung pergi ke perusahaan tanpa melalui Disnakertrans. Pihak kami sudah berkoordinasi baik dengan perusahaan dan mereka mendukung kegiatan ini,” ujar Erwin kepada media ini, Kamis (16/11/2023).
Erwin menambahkan, job fair ini akan berlangsung selama dua hari dipusatkan di UMKM Milenial Desa Tembal.
Ia mengimbau kepada para pencari kerja agar jangan lupa datang dan menyiapkan surat lamaran seperti biasa, misalnya ijazah dan dokumen lainnya.
“Kepada para pencari kerja baik yang punya skill atau non skill semuanya bisa ikut dalam job fair ini. Kami berharap semua pihak agar bisa mensupport kegiatan ini supaya dapat berjalan sebagaimana diharapkan,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Disnakertrans Halsel, Soadri Ingratubun, menjelaskan job fair ini akan menghadirkan berbagai macam lowongan kerja yang bisa dimanfaatkan oleh para pencari kerja, mulai dari lowongan kerja perusahaan pertambangan hingga perusahaan berskala mikro.
“Job fair ini bakal mempertemukan pihak perusahaan dengan pencari kerja. Dari sini perusahaan dapat mengetahui skill apa saja yang dimiliki oleh calon tenaga kerja. Totalnya tidak sedikit yang digandeng untuk terlibat dalam job fair ini,” ungkapnya.
Soadri juga mengatakan job fair ini akan dikhususkan untuk putra putri Halsel.
“Jadi, kita khususkan pencaker (pencari kerja) di dalam Halsel dulu, kita batasi untuk mencegah supaya tidak ada penumpukan, baru kemudian kita tambahkan lagi yang dari luar Halsel,” kata Soadri.
Dirinya berharap job fair ini dapat membantu mengurangi angka pengangguran di Halsel dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap job fair ini dapat menjadi solusi bagi para pencaker yang belum mendapatkan pekerjaan. Kami juga berharap perusahaan yang terlibat dapat memberikan kesempatan yang sama kepada semua pencaker tanpa membedakan latar belakang pendidikan, agama, suku, atau gender,” pungkasnya.












