LABUHA – Statemen Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Maluku Utara Hasan Ali Bassam Kasuba soal kepala desa (Kades) mabuk di Cafe rupahnya mandul.
Selain para oknum kades, dua oknum ASN Dinas Pemeberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Halsel inisial I dan S juga diboyong masuk Cafe oleh para Kades itu.
Cafe Modiv beralamat di Desa Tuwokona Kecamatan Bacan Selatan Halsel itu, jadi sarang bersenang-senang para oknum Kades di Halsel usai melakukan pencairan Dana Desa (DD).
Walaupun telah mendapat warning keras dari Bupati Bassam Kasuba, namun peringatan itu rupahnya tidak diindahkan bagi dua oknum Kades di Kecamatan Gane Timur Tengah inisial YM dan FM serta satu Kades di Kecamatan Gane Timur Selatan inisial FHM.
Padahal baru dua pekan kemarin Bupati Halsel Hasan Ali Bassam Kasuba dengan tegas mewarning 249 Kades yang sering mabuk di Cafe atau masuk tempat hiburan malam bakal dicopot.
Namun tepatnya Rabu 03 Juli 2024, ketiga Kades itu sedang keasyikan karaoke di Cafe milik Aci itu.
Terpantau YM dan FM menumpangi mobil merah dengan nomor polisi DG 1101 XY merek S-SPRESSO mendatangi Cafe Modiv sekira pukul 19:30 WIT.
Keduanya bersama pasangan masing-masing langsung masuk di Room VIP Las Vegas berdekatan dengan kasir.
Berselang 20 menit kemudian, oknum Kades FHM juga menyusul menumpangi kendaran roda dua (sepeda motor). Ia mengenakan kameja Hitam dan celana jeans layaknya seorang ABG.
Sedangkan FM mengenakan kameja putih dan celana jeans hitam serta sepatu merah layaknya pegawai kementrian. Sementara YM kenakan kameja hitam putih dan celana panjang jeans.
Dua oknum ASN DPMD Halsel itu juga bersama ketiga Kades itu karaoke sejak pukul 19:30 hingga 10:00 WIT di Room besar Cafe Modiv.
Informasi yang diterima segmen.co.id menyebutkan sebelumnya pada Rabu (03/07) satu dari ketiga Kades itu melakukan pencairan 40 persen tahap ll DD tahun anggaran 2024.
Nampak orang nomor satu di desa mereka masing-masing itu sedang berpesta di Cafe Modiv Room Las Vegas.
Kades FM kepada wartawan mengakui masuk tempat hiburan malam (Cafe Modiv) bersama YM dan FHM.
“Kalau masuk Cafe Modiv ia. Saya YM dan FHM,” katanya ketika dikonfirmasi Kamis (04/07).
Ditanya soal penegasan Bupati Halsel Bassam Kasuba, mengaku mengetahui perihal tersebut.
Dia membantah hanya sebatas masuk dan karaoke di cafe Modiv. “Saya tahu sudah ada penegasan (Bupati Halsel) tapi yang kita masuk itu hanya karoke tidak lebih dari itu,” bantahnya.
Bahkan dirinya memintah Bupati Halsel agar mengecek sendiri apakah mereka mengkonsumsi Miras atau tidak. “Silahkan di cek tadi malam apakah kita minum (Miras) atau tidak,” tegasnya.
Masdar Mansur anggota DPRD terpilih Dapil lll Gane Halsel menantang Bupati Bassam Kasuba untuk mencopot para oknum kades yang mabuk di cafe atau tempat hiburan malam.
Menurutnya, sosok Kades merupakan panutan di desa. Orang nomor satu didesa harusnya memberikan contoh bukan mabuk dan bersama wanita malam di cafe seperti preman dan orang yang tidak berpendidikan, inikan tidak bole dibiarkan.
“Kades ini sebagai panutan bagi masyarakat mereka didesa. Orang nomor satu di desa harus jadi contoh hal-hal baik bukan sebaliknya mabuk di cafe bersama ledies,” tegas politisi PDI Perjuangan itu.
Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Halsel itu, bahkan sebut Bupati Bassam jangan hanya gertak sambal, namun para kades ketika sudah kedapatan langsung dicopot.
“Jangan gertak sambal nanti terkesan tidak konsisten dengan bahasa sendiri, jadi kalau sudah kedapatan langsung copot,” tutupnya.(red)












