LABUHA – Rupahnya ketegasan Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Maluku Utara Hasan Ali Bassam Kasuba tidak diindahkan oleh dua sejumlah kepala desa.
Padahal dihadapan ratusan kepala desa pada pengukuhan perpanjangan masa jabatan, Bupati Bassam Kasuba telah warning keras apabila terbukti kepala desa mabuk di Cafe akan ditindak.
Ketegasan itu disampaikan orang nomor satu di bumi Saruma itu pada 26 Juni 2024 lalu di Aula Kantor Bupati.
Data yang diperoleh redaksi segmen.co.id pasca penegasan Bupati Bassam sebanyak tujuh kepala desa masih membandel. Mereka diantaranya satu kepala desa di Kayoa, tiga kepala desa di pesisir gane dan dua kepala desa lagi di seputaran Pulau Bacan.
Dua oknum kepala desa di Kabupaten Halsel Maluku Utara mabuk di Cafe. Selain mabuk konsumsi minuman keras (Miras) keduanya juga ditemani Ledis sejak Rabu (17/07) sore kemarin.
Cafe Bungalow 1 di Desa Marabose Kecamatan Bacan jadi tempat keduanya bersenang-senang bersama ladies atau wanita cantik pemandu lagu.
Salah satu pengunjung Cafe Bungalow 1 mengaku kedua kepala desa itu masuk sejak pukul 04:00 WIT di Room Manchester City. Pesta miras di dalam room ditemani dua wanita cantik hingga pukul 10:00 WIT terlihat keduanya keluar.
“Kurang lebih enam jam kedua orang nomor satu di desa masing-masing itu bersenang-senang. Kedua kepala desa itu diketahui berinisial BA dan IU.
BA terlihat keluar dari Room ditemani salah satu wanita cantik. Usai keluar BA langsung bergegas menuju tempat parkir kendaraannya. Dia memakai kaos hitam dan celana panjang jeans abu-abu.
Sedangkan IU usai Close room nampak masih santai bercerita didepan kasir dengan ledisnya. IU mengenakan kameja abu-abu, celana jeans panjang hitam dan menutupi wajah dengan topi hitam.
IU merupakan kepala desa di Bacan Barat Utara, sedangkan BA adalah kepada desa di Mandioli Selatan, Halsel.
IU ketika dikonfirmasi membentah perihal tersebut. Dia bilang, dirinya dan BA tidak masuk cafe Bungalow 1 apalagi pesta miras bersama ledis.
“Sudara torang tidak masuk cafe,” kata IU kepada jarumsatu.com, Kamis (18/07).
Sementara BA belum memberikan tanggapan soal perihal dirinya dan IA pesta miras di Cafe Bungalow 1. Selain itu salah satu warganya mengeluh soal kinerja BA selaku kepala desa.
Dia bilang, kepala desa BA sudah jarang pulang di kampung menjalankan tugas sebagai panutan. BA lebih memilih bersenang-senang di ibu kota Labuha.
“Dia ada di Labuha jadi sudah jarang pulang kampung,” singkat keluhannya.(red)












