LABUHA – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Unggulan Saruma Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) merupakan satu-satunya sekolah yang menerapkan sistem Boarding School di Provinsi Maluku Utara.
SMPN Unggulan Saruma diresmikan langsung Staf Khusus Mentri Pendidikan pada 02 Juli 2025 lalu yang disaksikan oleh Bupati-Wakil Bupati Halsel Bassam Kasuba dan Helmi Umar Muchsin.
Terletak di Puncak Desa Hidayat, Kecamatan Bacan, Kota Labuha Halsel, sekolah ini menjadi pusat perhatian lantas sarana-prasarana yang lengkap dan penerapan Kurikulum Merdeka dengan fokus pada pembentukan karakter dan penguatan spiritualitas siswa.
Menanggapi itu, Direktur Penelitian Sekolah (PENSIL) Maluku Utara, Samsudin Gunawan, mrngatakan SMP Negeri Unggulan Saruma dirancang istimewa, dengan fasilitas modern seperti Aula, Mushola, 24 ruang kelas baru, kantin, dua pos keamanan, dan menara serta fasilitas megah lainnya.
“Tata letak bangunannya indah dan dirancang untuk mendukung pembelajaran terpadu berbasis asrama,” ujar Samsudin kepada Redaksi Segmen, Ahad (27/07).
Samsudin bilang, apalagi menerapkan sistem Boarding School yang bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang intensif, tidak hanya untuk kecerdasan akademik, tetapi juga pembentukan karakter siswa.
“Ini bukan sekadar bangunan, tapi wujud nyata perhatian dan kecintaan kepala daerah terhadap pendidikan generasi muda Halsel kelak,” tegas Samsudin.
Bupati Halsel Bassam Kasuba menegaskan pendirian SMP Negeri Unggulan ini adalah bagian dari strategi pemerintah dalam mempersiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
“Sekolah ini tidak hanya fokus pada infrastruktur, tetapi juga pada kualitas tenaga pendidik. Para guru yang mengajar di sini merupakan hasil seleksi ketat, dan semuanya adalah PNS berkompeten,” aku Bupati Bassam.
Menurut Bupati, pembangunan manusia dimulai dari pendidikan. Maka, peningkatan kualitas sumber daya guru dan kepala sekolah juga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan sekolah ini.
Lanjut, sebanyak 110 siswa angkatan pertama telah diterima, mewakili 30 kecamatan se-Halsel. Tidak ada diskriminasi latar belakang, baik suku, agama, maupun status sosial. Semua anak memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas di SMPN Unggulan Saruma.
Lebih jauh lagi, Pemerintah Halsel berharap sekolah ini menjadi pelopor perubahan sistem pendidikan di Bumi Saruma mencetak generasi muda yang unggul, berakhlak, dan siap bersaing dalam era global.
“Kami tidak hanya membangun sekolah, tapi membangun masa depan Halsel,” tandasnya.
lebih dari sekadar fasilitas dan kurikulum, SMP Negeri Unggulan Saruma juga digagas sebagai upaya memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Sekolah ini digratiskan sepenuhnya, memberi akses pendidikan berkualitas bagi seluruh anak dari berbagai latar belakang.
Terpisah, tokoh agama Desa Hidayat, Shaban Zan, mengaku, bangga dan bersyukur desanya dipilih sebagai lokasi pembangunan SMP Negeri Unggulan Halsel.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati. Ini bentuk kepercayaan besar kepada desa kami. Semoga anak-anak dari Halsel bisa menimba ilmu dan mengangkat martabat daerah ini,” singkatnya.(red)












