LABUHA – Usman Sidik mampuh menciptakan sejarah selama pemilihan kepala daerah di Provinsi Maluku Utara. Ini baru terjadi pada tahun 2020 di Kabupaten Halmahera Selatan.
Hal itu disampaikan Haryadi Ibrahim anggota DPRD Halsel belum lama ini. Politisi PDI-Perjuangan itu bilang baru terjadi terkait soal dukungan partai politik yang jumlah kursi terbanyak terhadap calon kepala daerah selama hajatan negara 5 tahunan di 10 kabupaten/kota di Maluku Utara ini.
Menurut Hariyadi Usman Sidik dan Bassam Kasuba mampuh menerobos dengan berbagai koneksi atau jaringan hingga ketua-ketua umum 9 partai politik mempercayakan mereka untuk bertarung demi Halsel lebih baik kedepan.
“Jaringan dan terobosan ke tingkat pusat itu hanya dimiliki Paslon nomor 2 Usman-Bassam hingga dipercaya oleh 9 partai,” kata Hariyadi dalam orasi politiknya di Desa Madopolo, Kepulauan Obi saat dampingi Usman Sidik berkampanye di Zona l.
Hariyadi bilang kecintaan masyaraat Obi terhadap Usman-Bassam itu terlihat ketika ratusan masyarakat diberbagai titik di Pulau Obi itu relah menghadiri kampanye Usman Sidik salah satunya di Desa Madopolo ini, walaupun belum menyiapkan masakan untuk keluarga-keluarga di rumah.
“Buktinya ratusan masyarakat relah untuk hadiri kampanye Usman Sidik di Desa Madopolo, walaupun belum memasak makanan di rumah,” papar putra terbaik Pulau Obi itu.
Lanjutnya, Usman-Bassam didukung 9 partai politik itu sangat luar biasa karena dalam sejara pilkada di Malut hanya dan baru terjadi di Halsel yang dilakukan Usman Sidik dan Bassam Kasuba. “Saya juga akui Usman Sidik dan pa Bassam adalah petarung jadi dirinya mengajak agar masyarakat Obi untuk pilih Usman Sidik,” ajak Hariyadi. Sembari mengaku 6 orang DPRD Halsel Dapil Obi ada 5 orang sudah dukung Usman-Bassm demi Halsel kedepan lebih sejahtera.
“Torang 6 orang DPRD dari Obi dan ada 5 orang dukung Usman-Bassam,” ungkap Hariyadi.
Sementara itu Calon Bupati Halsel Usman Sidik pada beberapa titik tempat kampnye di Pulau Obi mengatakan tidak sedikitpum menginginkan seorang bupati bermewah-mewah lalu rakyatnya menderita sebab tujuan dirinya maju calon bupati untuk mengabdikan ke Masyarakat Halsel.
Mantan wartawan RCTI itu menyebut melalui semua desa yang pihaknya dan Bassam Kasuba berkampanye Usman Sidik mengaku sudah memilki catatan tersendiri terkait keluhan masyarakat diberbagai pelosok sehingga jika terpilih maka insyah allah merealisasikan itu.
“Terkait keluhan masyarajat saya punya catatan sendiri,” ujar Wakil Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa itu.
Dirinya juga menyebut sudah banyak bupati dan gubernur yang kariernya mati karena mengabaikan kepentingan rakyat. “Pemimpin yang jatuh itu karena selalu mementingkan kepentingan pribadi, dibandingkan kepentingan banyak orang” tegas.(sif/red)












