LABUHA – Realisasi Pendapatan Daerah (PAD), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan (Halsel), baru mencapai Rp175 miliar dari target PAD sebesar Rp249 miliar.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Halsel, Muhammad M. Nur ketika dikonfirmasi, Kamis (16/10) lalu menyatakan, target PAD pada APBD induk sebesar Rp215 miliar, kemudian pada APBD perubahan ditambahkan Rp34 miliar, sehingga total PAD tahun 2026 sebesar Rp249 miliar.
“Hingga bulan Oktober PAD kita sudah capai Rp175 miliar dari target Rp249 miliar,” ungkapnya.
Muhammad Nur menjelaskan, PAD ini digarap dari sektor pajak dan retribusi terhadap, kemudian kegiatan usaha hingga pemanfaatan fasilitas yang dibangun pemerintah daerah.
“Sumber pendapatan kita ini didominasi pajak, kemudian retribusi. Setiap tahun memang begitu, dominannya pajak,” katanya.
Menurutnya, realisasi PAD akan capai target hingga desember nanti, pasalnya OPD penyumbang PAD masih sedang menggarap objek pendapatan.
“Kami optimis jika PAD halsel bisa capai Rp249 miliar, karena OPD penyumbang OPD masih terus menggarap potensi PAD yang ada,” tandasnya mengakhiri.(ADV)












