JAKARTA – Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Usman Sidik memberhentikan panitia penyelesaian sengketa pemilihan kepala desa (Pilkades) tingkat kabupaten.
“Saya berhentikan sementara panitia penyelesaian sengketa Pilkades kabupaten,” ujar Usman Sidik kepada media ini, di Jakarta, Rabu (04/12).
Usman bilang, tiga panitia penyelesaian sengketa yaitu Ketua Rahim Yasin, anggota Aslan Hasan dan Rusdi Hasan sementara ini diberhentikan.
“Rahim Yasin, Aslan Hasan, Kabag Hukum Rusdi Hasan,” tegas Usman.
Menurutnya, setelah mereka diberhentikan proses putusan sementara hasil sengketa Pilkades kurang lebih 70 desa itu belum diumumkan karena menunggu hasil dari tim yang dibentuk.
Dia juga menegaskan untuk untuk Pilkades yang bersengketa sebanyak 70 lebih desa sementara ini belum diumumkan. Sementara untuk desa yang tidak bersengketa Bupati Usman Sidik menyebut pekan depan bakal dilakukan pelantikan.
“75 desa yang bersengketa belum diumumkan, untuk 100 desa lebih yang tidak bersengketa Minggu depan dilakukan pelantikan,” terangnya.
Lebih jauh lagi, Usman menambahkan terkait pelantikan, dia sudah memerintahkan DPMD untuk menyiapkan pelantikan pada pekan depan. “Iya saya sudah perintah DPMD untuk urus pelantikan bagi desa yang tidak ada gugatan,”.
Dia juga menambahkan terkait dengan alasan pencopotan karena ada permasalahan terkait dengan dugaan suap yang dilakukan oleh Calon Kepala Desa kepada satu dari tiga orang panitia penyelesaian sengketa tingkat kabupaten.
Alasan itu katanya terjadi banyak tekanan publik terhadap permasalah tersebut sehingga dirinya selaku Bupati Halsel memberhentikan sementara panitia penyelsaian sengketa dan membentuk tim kecil untuk melakukan investigasi terkait masalah dugaan suap tersebut. “Banyak tekanan oleh publik sehingga mereka panitia penyelesaian sengketa saya berhentikan sementara dan saya membentuk tim untuk mengusut masalah tersebut,” paparnya.
Dia juga mengimbau agar masyarakat tetap bersabar menunggu terhasil Pilkades. “Saya mengimbau agar warga tetap bersabar untuk menunggu hasil atau putusan Pilkades karena tim yang dibentuk ini akan mengidentifikasi ulang terkait masalah yang terjadi sehingga,” tandasnya.(sh)












