LABUHA – Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Usman Sidik menemukan proyek bermasalah milik Dinas Perhubungan.
Proyek pembangunan rehabilitasi Terminal Pelabuhan Very Jikotamo Kecamatan Obi dengan anggaran yang fantastis itu tak kunjung diselesaikan dan terkesan sangat amburadul.
Selain rekanan atau pihak kontraktor pihak Dinas Perhubungan Halsel yang dipimpin Ahmad Rajak itu juga dianggap tak maksimal dan berkinerja buruk.
Rasa kekecewan itu dilontarkan Bupati Usman Sidik dalam rapat seluruh SKPD dilingkup Pemda Halsel di ruangan rapat kantor bupati Rabu (17/11).
Usman Sidik yang didampingi Wakil Bupati Bassam Kasuba dan PJ Sekda Halsel Maslan Hasan.
Dikesempatan Bupati Halsel Usman Sidik secara tegas menyampaikan dirinya banyak mendapat laporan dan ada juga temuan di lapangan kinerja pimpinan SKPD sangat buruk dan belum maksimal.
Dari ketidak maksimalnya kinerja Kepala Dinas Perhubungan Ahmad Rajak dan pimpinan SKPD lainnya yang belum maksimal berkinerja, Bupati Usman minta para Asisten segera lakukan evaluasi para kepala dinas itu.
“Saya minta para Asisten segera lakukan evaluasi terhadap seluruh kinerja Pimpinan SKPD, karena kita sekarang sudah satu semester maka harus di evaluasi,” ujar Usman Sidik, Rabu (17/11).
Rupahnya ketegasan Usman Sidik perlu diacungkan jempol sebab terlihat pada dua pekan lalu mantan Wartawan RCTI Kontributor Maluku Utara kurang lebih 18 tahun itu turun langsung ke lapangan untuk mengecek proyek tersebut dan menemuan pekerjaannya sangat amburadul.
Lebih jauh lagi, Obama sapaan akrab Usman Sidik menduga kuat proyek itu bermasalah sebab pekerjaannya sangat amburadul padahal anggaran pembangunan rehabilitasi Terminal Pelabuhan Very Jikotamo Kecamatan Obi ini sangat besar namun hingga sekarang tak kunjung rampung.
“Anggaran rehab terminal pelabuhan Ferry Jikotamo itu sangat besar tetapi hingga saat ini belum selesai dan pekerjaannya sangat amburadul,” tandas mantan Direktur SKH Seputar Malut itu.
Sekedar diketahui Ahmad Rajak Kepala Dinas Perhubungan Halsel ini adalah mantan Kepala Dinas Kesehatan Halsel masa kepemimpinan Bahrain Kasuba dan Iswan Hasjim yang masih bertahan di kepempimpinan Usman Sidik dan Bassam Kasuba.
Besic Ahmad Rajak sesungguhnya adalah kesehatan bukan perhubungan, sebab sebelumnya Ahmad Rajak juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan di Kabupaten Pulau Morotai hingga bertahun-tahun.(Dam)












