![]() |
| Burhan Abdurahman |
TERNATE, SG – Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman, Jumat ((16/8) pagi, pekan kemarin mendatangi kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut).
Burhan mendatangi Kejati Malut dengan tujuan silaturahmi dan mendindak lanjuti beberapa kasus yang di alami Pemkot Ternate belakangan ini. Selain tunggakan kasus ada juga tujuan Wali Kota Ternate itu, untuk menindaklanjuti Memorandum of Understanding (MoU) Pemerintah Kota Ternate dengan Kejati Malut di Duafa Center belum lama ini.
Tindak lanjut antara lain tunggakan kasus pajak dengan nilai besar di lingkup Pemkot Ternate, yang sudah di upayakan namun belum ada titik terang. “Kita minta bantu dengan Kejati Malut, karena itu resmi diatur dalam aturan. Dan kita tindak lanjut MoU beberapa waktu lalu di gedung Duafa Center,” ujar Burhan Abdurahman usai menemui Kepala Kejati Malut.
Burhan menyebutkan dalam kunjungan silaturahmi ini banyak hal, ada juga terkait dengan tata usaha, masalah perdata ini yang Pemkot Ternate harus libatkan Kejati Malut agar penanganan kasusnya lebih cepat, namun itu terkait kasus berskala besar lantas berskala kecil Pemkot Ternate mampuh menyelesaikannya.
” Beberapa kasus besar yang sudah kita coba menyurat dan mendekati dengan tujuan menyelesaikan namun belum ada hasil yang maksimal, makanya dengan adanya kerja sama ini semoga ada pengaruh (membuakan hasil),” terang Burhan.
Ditanya apa saja yang sudah disurati namun belum ada kejelasan, Burhan menyebut contoh kecil pajak di Dinas Pendapan Daerah (Dispenda) dan PUPR Kota Ternate.
Terkesan kedatangannya di Kejati Malut akan menjadi wacana publik dengan adanya kasus Water Boom. Burhan mengatakan kadatangan dirinya dengan tujuan silaturahmi dan tindak lanjuti beberapa kasus itu, tidak ada keterkaitannya dengan kasus Water Boom, dia menerangkan siapa saja pejabat publik yang tinggal di Kota Ternate akan bersilaturahmi dengannya.
“Siapa saja pejabat publik yang datang tinggal di Ternate saya bersilaturrahmi dengan dia. Siapa saja yang datang saya jemput, menang dari dulu saya begitu,” kata Bur.
Dikatakan bukan hanya kepala Kejati Malut Yhudi Sutoto, tetapi pejabat baru siapapun datang ke Ternate wajib banginya bersilaturahmi, karena tugas pejabat publik ini salin mendukung. Pemkot mendukung demi kelancaran tugas Kejati Malut dan sebaliknya Kejati Malut mendukung kelancarab tugas Pemkot Ternate.
” Jadi ga ada kaitannya dengan hal-hal seperti itu, saya disini karena silaturahmi,” tutup Wali Kota Ternate dua periode itu.(Tim/Red)












