Buruk, Lima OPD di Halsel Bakal Disanksi

Jumat, 24 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Usman saat dijumpai wartawan di Kantor Inspektorat Halsel

Bupati Usman saat dijumpai wartawan di Kantor Inspektorat Halsel

LABUHA – Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Usman Sidik sebut 5 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berkinerja buruk. Itu diungkapkan Usman usai menggelar rapat evaluasi OPD di Kantor Inspektorat, Jumat (24/6)

Usman menyampaikan, berdasarkan hasil penyampaian evaluasi kinerja para OPD, tim telah mengemukakan bahwa terdapat 5 OPD masuk dalam kategori kinerja buruk.

“Jadi ada 5 OPD yang masuk pada kategori kinerja buruk,” ungkapnya di Hadapan awak media.

Dikatakan, untuk sementara pihaknya baru melakukan evaluasi pada 12 OPD.

“Ada 12 OPD yang sudah di evaluasi, Jadi 18 OPD dalam waktu dekat bakal mendapat giliran dievaluasi” kata Usman.

Meski begitu, dari 12 OPD yang dievaluasi terdapat sejumlah OPD yang masih memiliki kinerja baik, salah satunya Dinas Kesehatan.

Baca Juga :  Marak kasus penipuan catut nama Bupati Halsel, Usman : saya tidak pernah minta uang atau jasa apapun

“Kalau kinerjanya setiap OPD itu bagus, maka akan diberikan penghargaan,” tutur Usman.

Sementara itu OPD yang berkinerja buruk, kata Usman, bakal dirolling atau sampai pada tingkat pencopotan Kepala OPD tergantung pembahasan tim evaluasi.

“Saya tidak menggantikan Kepala OPD tetapi mereka sendiri yang menggantikan jabatan mereka karena kinerja” tandas Usman.

Terpisah, Asisten Bupati, Chairun saat dikonfirmasi menyangkut 5 OPD yang berkinerja buruk, Ia mengatakan bahwa OPD yang disebutkan Bupati tersebut belum melengkapi sejumlah dokumen.

“Terkait OPD yang disebutkan Pak Bupati tadi memang ada beberapa data yang belum dilengkapi. Jadi ada 12 seingat saya yang pertama Bappeda, Inspektorat, RSUD, Nakertrans, Perhubungan dan lain lain pokoknya ada 12” ungkapnya. (Red)

Baca Juga :  Bupati Bassam dan UGM Diskusi Dampak Investasi Tambang di Halsel

Berita Terkait

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur
Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi
40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026
Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN
Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat
Uji Komitmen Kapolres Halsel Tutup Tambang Ilegal di Kali Raim Liaro
Fajri Ahmad Anak Buah Sherly di Halsel Jadi Tukang Jual Tanah Topsoil Ilegal
Tak Kantongi Izin DLH Halsel Akui Pengambilan Tanah Topsoil di Hidayat Ilegal
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:32 WIB

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:42 WIB

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:29 WIB

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:20 WIB

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:14 WIB

Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat

Berita Terbaru

Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan

Berita Terkini

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:32 WIB

Sahmar M. Zen, Direktur PARADE Maluku Utara. foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:42 WIB

Berita Terkini

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:29 WIB

Berita Terkini

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:20 WIB