Catatan Merawat Kebangsaan dengan Keberanian

Rabu, 14 Agustus 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ALBERT HAMA (Ketua Alumni GMNI Maluku Utara)
Tanggal 17 Agustus menjadi agenda tiap tahun penuh suka cita bagi seluruh Rakyat Indonesia. Puncak upacara yang dilaksanakan tiap hari senin di masing-masing sekolah ini menjadikan negara berdaulat dalam merebut kemerdekaan dengan perjuangan panjang, penuh keringat, darah, air mata, bahkan korban jiwa.

Sejatinya perayaan dan penghayatan atas makna kemerdekaan harus dilakukan setiap saat. Namun, 17 Agustus menjadi puncak perayaan yang selalu dinanti-nantikan segenap anak bangsa. 17 Agustus tahun ini Indonesia memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74.

Bukan lagi usia mudah. Pada umur senja seperti ini ‘Prestasi Bangsa’ menjadi motivasi besar mewujudkan cita-cita revolusi. Apa lagi peringatan HUT RI 2019 adalah  merupakan tahun terakhir bagi Presiden Jokowi pada periode pertama. Tentu pasti menerima pendapat beragam dari warga baik positif maupun negatif dalam kepemimpinannya.

Tapi fenomena Jokowi telah membuka mata bagi seluruh Rakyat Indonesia, bahwa antara pemerintah dan rakyat sesungguhnya tidak ada jarak. Pola kepemimpinan Jokowi yang merakyat ini wajib diterjemahkan seluruh gubernur, bupati serta wali kota se-Indonesia sehingga bisa memahami kebutuhan publik di masa Indonesia yang sudah dalam kategori usia matang, terutama meningkatkan kualitas good governance terciptanya pemerintahan yang baik, taat hukum dan patuh aturan serta memberi kesan mendalam dijamannya masing-masing.

Hal yang menjadi tantangan berat bagi bangsa jaman ini adalah semangat nasionalisme semakin kehilangan arah karena ada paham-paham radikalisme yang mau merorong nilai-nilai nasionalisme dan pancasila. Padahal republik ini tidak di rancang untuk melindungi kelompok minoritas, tidak juga kelompok mayoritas.

Republik ini di designuntuk melindungi setiap warga negara dan segenap bangsa Indonesia. Jika negara tidak mampu melindungi segenap anak bangsa berarti negara telah mengingingkari janji kepada rakyatnya sendiri. Nilai-nilai Kebhinekaan di Nusantara adalah fakta, bukan masalah. Tenun kebangsaan ini di rajut dari kebhinekaan suku, adat, agama, keyakinan, bahasa dan geografis.

Setiap benang di rajut para pendahulu membawa warnanya tersendiri dan indah bagaikan pelangi yang kita kenal dengan Nusantara, keeratannya menghasilkan kekuatan yang melahirkan NKRI dari Sabang sampai Merauke dan dari pulau Miangas sampai Pulau Rote.

Ada yang patut diingatkan kepada pemimpin bangsa bahwa republik ini didirikan oleh para pemberani buka para penakut, Bung Karno dan kawan-kawan berani memproklamirkan negara berbhineka ini dengan semangat nasionalisme dalam prinsip nasionalisme yang sesungguhnya “perasaan senasib, seperjuangan dan sepenanggungan.

Diakhir tulisan sederhana ini pemimpin negara harus punya keberanian untuk menjaga dan merawat nasionalisme, pancasila dan kebhinekaan secara tanpa syarat, agar supaya kita semua dan kelak anak cucu kita bangga bahwa Republik ini tetap dirawat oleh para pemberani.

Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI adalah HARGA MATI. Dirgahayu Indonesiaku. Merdeka !!!. (**)
Baca Juga :  Potret masyarakat desa di Halsel dalam bingkai Hukum, politik dan ekonomi

Berita Terkait

Bassam Kasuba The Rising Star
Tokoh Muda Inspiratif itu Bernama Hasan Ali Bassam Kasuba
Dibalik Sukses Sosok Nabil Salim Ketum HIKMU Jabodetabek
Swering Labuha, Tempat Menikmati Senja yang Terancam Sampah
Dampak Sikap Egosentris dan Nepotisme Terhadap Perkembangan Demokrasi di Maluku Utara
DLH dan DPRD Halsel ‘Peduli Pilih Kasih’, Hawatirkan Tumpahan Ferronikel Tetapi Bisu Saat Sampah Menggila di Laut Obi
Tak Butuh Artis, Obi Butuh Infrastruktur Sebagai Hiburan Jangka Panjang
Ikon Burung Bidadari Pada Zero Point Kota Labuha Bukanlah Bidadari Halmahera
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juli 2024 - 07:58 WIB

Bassam Kasuba The Rising Star

Minggu, 14 Juli 2024 - 07:27 WIB

Tokoh Muda Inspiratif itu Bernama Hasan Ali Bassam Kasuba

Selasa, 19 Maret 2024 - 14:53 WIB

Dibalik Sukses Sosok Nabil Salim Ketum HIKMU Jabodetabek

Jumat, 19 Januari 2024 - 03:19 WIB

Swering Labuha, Tempat Menikmati Senja yang Terancam Sampah

Rabu, 31 Mei 2023 - 19:42 WIB

Dampak Sikap Egosentris dan Nepotisme Terhadap Perkembangan Demokrasi di Maluku Utara

Berita Terbaru

Kadisparekraf Halsel, Ali Dano Hasan. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

PWI Sebut Kadisparekraf Halsel Rasa Jubir Kusu Island Resort

Jumat, 31 Jul 2026 - 12:07 WIB

Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan

Berita Terkini

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:32 WIB

Sahmar M. Zen, Direktur PARADE Maluku Utara. foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:42 WIB

Berita Terkini

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:29 WIB

Berita Terkini

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:20 WIB