Debat Kandidat, Usman-Bassam Fokus Bangun Jalan Lingkar Obi dan Makian

Sabtu, 17 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Debat Publik Tahap l Kandidat Paslon Bupati dan Wakil Halsel Periode 2021-2016 nomor urut 2 Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam). Foto//van:sc

Suasana Debat Publik Tahap l Kandidat Paslon Bupati dan Wakil Halsel Periode 2021-2016 nomor urut 2 Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam). Foto//van:sc

LABUHA – Hanya Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) nomor urut 2 Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) bahas atau bicara pentingkan percepatan pembangunan jalan lingkar Kepulauan Obi dan Pulau Makian saat Debat Publik tahap pertama.

Paslon dengan slogan ‘Senyum’ itu mengadu argumentasi dengan Paslon nomor 1 Helmi Umar Muchsin dan La Ode Arfan (Hello) saat debat kandidat pablik tahap pertama yang di gelar Komisi Pemilihan Umum Halsel yang betempat di Aula Kantor DPRD, Sabtu (17/10/2020) malam tadi.

Usman-Bassam dengan kokoh membahas dan mementingkan pembangunan jalan linkar Kepulauan Obi walaupun status jalan tersebut masih kewenangan Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut).

Terlihat jelas Usman Sidik mengatakan seorang pemimpin harus mempunyai strategi dan cara tersendiri bila ingin membangun daerah dimana daerah yang telah ditetapkan sebagai daerah industri seperti Kepulauan Obi. Kepulauan Obi harus dilepaskan menjadi status jalan Strategi Khusus Nasional sebab Pulau Obi merupakan daerah industri besar sehingga bisa dibangun menggunakan anggaran pusat yakni melalui Balai Jalan dan Jembatan Nasinal.

Baca Juga :  Dinas Kesehatan Bakal Vaksin 12 Ribu Siswa SMP di Halsel

“Jalan nasional ditetapkan oleh pemerintah pusat ada 2 hal yakni daerah itu ada industi besar dan kawasan ekonomi khusus,” tanya Usman Sidik kepada Paslon Hello saat Debat Kandidat Publik, Sabtu (17/10/2020).

Lanjut putra terbain Makian Kayoa yang sukses berkipra di kanca pusat itu bilang, walaupun secara kewenangan Pemda Halsel tidak memilki itu secara penuh untuk membangun jalan lingkar Kepulauan Obi akan tetapi seorang Bupati dan Wakil Bupati harus mempunyai gagasan untuk membangun itu dengan melakukan kordinasi kepada pihak terkait sebab itu demi kepentingan masyarakat Kepulauan Obi khususnya.

“Pemdan Halsel harus melakukan kordinasi dan kerja sama dengan pihak Balai Jalan Jembatan Nasional agar Kepulauan Obi memdapatkan status jalan strategis nasional itu baru bisa dibangun dengan baik,” papar mantan wartawan RCTI 20 tahun lebi itu, saat sesi tanya jawab antar Paslon.

Baca Juga :  H-2 Puasa Minyak Tanah di Halsel Sulit

Bukan hanya Kepulauan Obi yang dibangun menggunakan anggaran pusat akan tetapi Paslon Usman-Bassam juga membicarakan soal status jalan lingkar Pulau Makian agar bisa dibangun dengan baik kedepannya.

Menurutnya jalan lingkar Pulau Makian juga demikian bila ingin dibangun gunakan APBD maka tidak akan ada habisnya sehingga jika dirinya dan Bassam Kasuba terpilih menjadi Bupati dab Wakil Bupati Halsel Periode 2021-2026 maka bakal berusahan semampuh mungkin agar bisa melepaskan status jalan 2 pulau itu untuk dibangun gunakan anggaran dari Pemrintah Pusat.

“Harusnya Pemdah Halsel dan Pemrov Malut mengusulkan Pulau Makian menjadi daerah rawan bencana,” aku Wakil Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat, Partai Kebangkitan Bangsa itu.

Hal yang sama juga diungkapkan Hasan Ali Bassam Kasuba. Bassam Kasuba bilang jika bicara wewenang maka Pemda Halsel tidak memilki kewenangan soal itu akan tetapi anak sulung mantan Bupati Halsel 2 periode itu mengaku seorang Bupati dan Wakil Bupati tidak hanya mendiamkan soal status jalan yang dianggap tidak mampu dibangun menggunakan APBD maka dari itu harus melakukan kordinasi dan lobi-lobi sehingga bisa diatasi gunakan anggaran pusat.

Baca Juga :  Cemburu Berujung Maut di Tambang Emas Kusubibi

“Kita punya keinginan besar bisa melobi atau menggunakan koneksi yang kita punya untuk merubah situasi ditengah tengah masyarakat kita,” aku politisi Partai Keadilan Sejahtera itu.

Lebih detail lagi kata anak muda mewakili kaum milenial di Halsel itu mengaku jika Bupati dan Wakil Bupati hanya ikuti wewenang dan mendiamkan diri sesuai posisinya maka kapan daerah Halsel ini maju dan berkembang sebab menurutnya bicara soal anggaran paling terbanyak ada di Pemerintah Pusat sisa bagaiman Pemda Halsel berkeinginan besar membangun daerah ini.

“Banyak sekali anggaran di Pusat sisa kita pemda bagaimana melobi sesuai koneksi kita datangkan anggaran kita untuk bangun daerah,” tandas putra terbaik Tobelo Galel (Togale) itu.(van)

Berita Terkait

Wabup Halmahera Selatan Jawab Dua Ranperda 
Berita Skandal Lelang Cathlab Tiga Wartawan Dipolisikan, PWI Halsel Kecam Iksan Kaleserang
Pemda Halsel Dorong Penggunaan Aset Daerah Dioptimalkan
Tetapkan RDTR Pemda Halmahera Selatan Buka Ruang Investasi
Masyarakat Laigoma Kayoa Kembali Palang Kantor Desa
Desak Polda Maluku Utara Usut Tuntas Pelaku Pencuri Kapal Tongkang
Disperkim Halsel Pastikan Pembangunan 20 Unit MCK Leleojaya Tuntas
Ikbal Mustafa Ketum Masatawa Ucapkan Selamat HUT IKA-Togale Halsel ke 21 Tahun
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:29 WIB

Wabup Halmahera Selatan Jawab Dua Ranperda 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Berita Skandal Lelang Cathlab Tiga Wartawan Dipolisikan, PWI Halsel Kecam Iksan Kaleserang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:12 WIB

Pemda Halsel Dorong Penggunaan Aset Daerah Dioptimalkan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Tetapkan RDTR Pemda Halmahera Selatan Buka Ruang Investasi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Masyarakat Laigoma Kayoa Kembali Palang Kantor Desa

Berita Terbaru

Helmi Umar Mukshin Wakil Bupati Halmahera Selatan. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Wabup Halmahera Selatan Jawab Dua Ranperda 

Kamis, 8 Okt 2026 - 00:29 WIB

Rapat Kordinasi Penggunaan Aset Daerah yang dipimpin Wakil Bupati Halsel Helmi Umar Mukhsin. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Pemda Halsel Dorong Penggunaan Aset Daerah Dioptimalkan

Rabu, 7 Okt 2026 - 09:12 WIB

Bupati Halsel Buka Focus Group Discussion (FGD) I RDTR dan Konsultasi Publik I Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS). Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Tetapkan RDTR Pemda Halmahera Selatan Buka Ruang Investasi

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:40 WIB

Kantor Desa Laigoma Kecamatan Kayoa, Kabupaten Halmahera Selatan. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Masyarakat Laigoma Kayoa Kembali Palang Kantor Desa

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:29 WIB