Empat Jenis Vaksin dan Khasiatnya Menurut Dokter

Selasa, 12 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHA – Dokter tim vaksin RSUD Labuha, Dewi Puspitasari menjelaskan, khasiat empat jenis vaksin (Sinovac,Astrazeneca, Moderna, Sinopham) tujuannya untuk membentuk antibodi sehingga tubuh manusia mampu melawan virus covid-19.

Dokter RSUD Labuha (Dokter Vaksin), Dewi Puspitasari, saat diwawancarai, Sabtu (25/9/2021) mengatakan empat jenis vaksin tersebut aman digunakan karena manfaatnya membentuk antibodi.

Dewi menyebutkan, vaksin Sinovac, Astrazeneza, Moderna dan Sinopham sama semua, yaitu untuk merangsang tubuh membentuk Antibodi terhadap virus Covid 19. Sehingga ketika seseorang terinfeksi virus covid yang asli, maka tubuh sudah lebih siap untuk menghadang (Melawannya).

“Vaksin Sinovac, Astrazeneza, Moderna maupun Sinopham semuanya sama saja. Intinya vaksin itu aman dan melindungi tubuh manusia,” terang yang dilansir haliyora.id.

Baca Juga :  Sambut Hari Bakti Adhyaksa, Kejari Halsel Bagi Sembako ke Warga Kurang Mampu

Ia menjelaskan, Coronavac, produsen Sinovac research (China). Jenis vaksin virus covid-19 yang dimatikan, sasarannya pada usia 12 tahun (dewasa, lansia dan ibu hamil) dosis 0,5 ML sebanyak 2 dosis dengan rentang waktu 28 hari efikasi 65,3 persen atau
efek samping ringan-sedang (Nyeri lokal, bengkak, nyeri otot, demam, sakit kepala, mual), Astrazeneca produsen Oxford University (Inggris) jenis vaksin ini merupakan Adenovirus (vektor virus yg tidak bereplikasi) sasaran mulai 18 tahun keatas (dewasa dan Lansia) dengan dosis 0,5 ML, sebanyak 2 dosis degan rentang waktu 8-12 minggu efikasi 62,1 persen ES atau ringan-sedang (nyeri lokal, bengkak, nyeri otot, demam, sakit kepala, mual, muntah)

Selanjutnya sambung Dewi, Moderna, produsen The National Institutes of Health (USA) jenis vaksin m-RNA (pembawa RNA/genetik virus covid 19) sasaran 18 tahun keatas (dewasa, Lansia, ibu hamil) Dosis 0,5 ml, 2 kali pemberian dengan rentang waktu 28 hari efikasi 94,1 persen efek samping ringan-sedang (nyeri lokal, nyeri otot, nyeri sendi, sakit kepala, menggigil, demam, mual, lemas).

Baca Juga :  Bupati Halsel Dukung Operasi Ketupat Jelang Idul Fitri 2025

Sedangkan Sinopham kata Dewi merupakan, produsen (China) jenis vaksin virus COVID-19 yang dimatikan/tidak aktif, sasaran usia 18 tahun keatas (dewasa dan Lansia) dosis 0,5 ml sebanyak 2 dosis (2x pemberian) dengan rentang waktu 21 hari efikasi 78 persen efek samping ringan-sedang (nyeri lokal, kemerahan, nyeri otot, sakit kepala, diare).

“Sinovac efikasi 65,3 persen, Astrazeneca efikasi 62,1 persen, Moderna efikasi 94,1 persen dan Sinopham efikasi 78 persen. Namun efek samping yang paling berat dari semua vaksin adalah reaksi alergi berat (Anafilaksis) tetapi kasus ini sangat jarang sekali,” paparnya.

Diitambahkan Dewi, vaksin juga aman bagi ibu hamil, sehingga disarankan ikut vaksinasi supaya bayinya juga bisa mendapatkan kekebalan bila lahir nanti.

Baca Juga :  Dharma Wanita Persatuan Kemenag Halsel Resmi Dikukuhkan

“Bagi ibu hamil dengan umur kehamilan 13 Minggu (3 Bulan) sampai umur kehamilan 33 Minggu (8 bulan) juga sudah bisa divaksinasi sehingga bayinya mendapatkan kekebalan bila lahir nanti,” pungkasnya.(red)

Berita Terkait

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur
Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi
40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026
Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN
Tolak Wartawan Pemilik Kusu Island Resort di Halsel Takut Aktiftas Ilegal Terbobgkar
WNA Pemilik Kusu Island Resort di Halsel Usir Wartawan
PT Babang Raya Bandel Pemda Halsel Keluarkan Surat Sakti
PARADE Temukan Karyawan PT. Babang Raya Tak Miliki BPJS
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:32 WIB

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:42 WIB

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:29 WIB

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:20 WIB

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:28 WIB

Tolak Wartawan Pemilik Kusu Island Resort di Halsel Takut Aktiftas Ilegal Terbobgkar

Berita Terbaru

Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan

Berita Terkini

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:32 WIB

Sahmar M. Zen, Direktur PARADE Maluku Utara. foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:42 WIB

Berita Terkini

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:29 WIB

Berita Terkini

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:20 WIB