Genjot PAD Halsel, Paslon Nomor 2 Aktifkan UMKM Petani dan Nelayan

Minggu, 18 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Usman Sidik dan Hassan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) Paslon Bupati dan Wakil Bupati Halsel Periode 2021-2026.

Usman Sidik dan Hassan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) Paslon Bupati dan Wakil Bupati Halsel Periode 2021-2026.

LABUHA – Debat Publik tahap l Kandidat Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) nomor urut 2 Usman Sidik dan Hassan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) bakal meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditengah Pandemi Covid19 dengan mengaktifkan Usaha Mikro Kecil Menangah (UMKM) Masyarakat.

Hal itu disampaikan Bassam Kasuba saat menjawab pertanyaan Paslon nomor 1 Helmi Umar Muchsin dan La Ode Arfan (Hello) pada sesi 4 tanya jawab antar Paslon saat debat yang berlangsung di Aula Kantor DPRD Halsel, Desa Kampung Makian, Kecamatan Bacan, Kota Labuha, Sabtu (17/10/2020) tadi malam.

Anak sulung Muhammad Kasuba yang juga mantan Bupati Halsel 2 Periode itu mengaku peningkatan PAD Halsel di tengah pandemi Covid19 salah satunya harus mengaktifkan UMKM. Sebab bagi Paslon nomor 2 Usman-Bassam dampak Covid19 ini ekonomi menurun tidak hanya di Halsel tetapi Negara Indonesia juga ikut merasakan. Sebagai pemerintah daerah Halsel kata Bassam Kasuba harus memiliki inesiatif atau alternatif lain dalam pengembangan ekonomi kerakyatan lebih fokus lagi pada Sumber Daya Alam yang ada Halsel.

Baca Juga :  Kades Indong Lapor Warganya di Polisi

“Seperti yang tadi kami sampaikan dalam Visi dab Misi yakni pengembangan kelapa kita sebab selama ini kelapa hanya fokus pada pembuatan kopra padahal potensi kelapa itu banyak yang akan kita garap demi menghasilkan uang,” kata Bassam dengan santai saat menjawab pertanyaan dari Paslon nomor 1.

Menurutnya kelapa tidak hanya dibuat kopra tetapi serabut kelapa juga bisa dipakai, tempurung kelapa juga terpakai dan apalagi isi kelapa tersebut bisa dengan muda dibuat menjadi uang. “Isi kelapa bisa dibuat minyak kelapa, dan banyak prodak lain yang bisa kita kembangkan pada kelapa,” aku lelaki perwakilan kaum milenial yang baru berusian 32 tahun itu.

Bassam bilang soal penyakit non alam ini belum bisa diketahui kapan berakhir, walaupun sedikit cenderung menurut tatapi belum bisa diketahui dengan pasti sehingga Paslon Usman-Bassam lebih fokus menghidupkan UMKM di desa-desa demi menunjang PAD Halsel kedepan.

Baca Juga :  15 Pemdes Kecamatan Makian Ikut Sosialisasi Pengawasan Anggaran Desa

Semnetara itu, Usman Sidik menambahkan bakal menggenjot PAD tetapi tidak menguras keringat rakyat kecil yakni akan membuat ekonomi kerakyatan dalam hal ini 3 desa 1 industi kecil untuk pemulihan ekonomi kerakyatan. Usman menjelaskan jangan hanya target capai dan lebih naiknya PAD Halsel lalu melakukan penagihan karcis dan lain sebagainya terhadap rakyat kecil yang tidak masuk akal.

“Jangan hanya ingin tlcapai target atau naikan PAD Halsel tetapi jangan terlalu menguras suar keringat rakyat,” kata Wakil Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat, Partai Kebangkitan Bangsa itu.

Selain itu putra terbaik Makian Kayoa itu juga mengaku, peningkatan PAD Halsel kedapan dalam situasi pandemi ini, Paslon nomor 2 Usman-Bassam juga mengadakan sentral ekonomi di bidang perikanan bagi masyarakat yang berprofesi sebagai pelaut atau nelayan. “Kita tahu sendiri masyarakt kita yang profesinya nelayan dan petani jadi kita harus tahu apa yang sangat dibutuhkan dan kita akan penuhi itu,” papar mantan wartawan 20 tahun lebih itu.

Baca Juga :  Bupati Bassam Pimpin Upacara HUT Halsel ke-21 Tahun

Lebih jelas lagi mantan Wartawan RCTI kurang lebih 20 tahun itu selaku Pemda Halsel tidak perlu mengejar target capainya PAD namun harus menguras tenaga dan air mata masyarakat Halsel karena baginya itu sangat tidak baik.(van)

Berita Terkait

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur
Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi
40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026
Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN
Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat
Uji Komitmen Kapolres Halsel Tutup Tambang Ilegal di Kali Raim Liaro
Fajri Ahmad Anak Buah Sherly di Halsel Jadi Tukang Jual Tanah Topsoil Ilegal
Tak Kantongi Izin DLH Halsel Akui Pengambilan Tanah Topsoil di Hidayat Ilegal
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:32 WIB

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:42 WIB

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:29 WIB

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:20 WIB

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:14 WIB

Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat

Berita Terbaru

Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan

Berita Terkini

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:32 WIB

Sahmar M. Zen, Direktur PARADE Maluku Utara. foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:42 WIB

Berita Terkini

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:29 WIB

Berita Terkini

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:20 WIB