LABUHA – Debat Publik tahap l Kandidat Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) nomor urut 2 Usman Sidik dan Hassan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) bakal meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditengah Pandemi Covid19 dengan mengaktifkan Usaha Mikro Kecil Menangah (UMKM) Masyarakat.
Hal itu disampaikan Bassam Kasuba saat menjawab pertanyaan Paslon nomor 1 Helmi Umar Muchsin dan La Ode Arfan (Hello) pada sesi 4 tanya jawab antar Paslon saat debat yang berlangsung di Aula Kantor DPRD Halsel, Desa Kampung Makian, Kecamatan Bacan, Kota Labuha, Sabtu (17/10/2020) tadi malam.
Anak sulung Muhammad Kasuba yang juga mantan Bupati Halsel 2 Periode itu mengaku peningkatan PAD Halsel di tengah pandemi Covid19 salah satunya harus mengaktifkan UMKM. Sebab bagi Paslon nomor 2 Usman-Bassam dampak Covid19 ini ekonomi menurun tidak hanya di Halsel tetapi Negara Indonesia juga ikut merasakan. Sebagai pemerintah daerah Halsel kata Bassam Kasuba harus memiliki inesiatif atau alternatif lain dalam pengembangan ekonomi kerakyatan lebih fokus lagi pada Sumber Daya Alam yang ada Halsel.
“Seperti yang tadi kami sampaikan dalam Visi dab Misi yakni pengembangan kelapa kita sebab selama ini kelapa hanya fokus pada pembuatan kopra padahal potensi kelapa itu banyak yang akan kita garap demi menghasilkan uang,” kata Bassam dengan santai saat menjawab pertanyaan dari Paslon nomor 1.
Menurutnya kelapa tidak hanya dibuat kopra tetapi serabut kelapa juga bisa dipakai, tempurung kelapa juga terpakai dan apalagi isi kelapa tersebut bisa dengan muda dibuat menjadi uang. “Isi kelapa bisa dibuat minyak kelapa, dan banyak prodak lain yang bisa kita kembangkan pada kelapa,” aku lelaki perwakilan kaum milenial yang baru berusian 32 tahun itu.
Bassam bilang soal penyakit non alam ini belum bisa diketahui kapan berakhir, walaupun sedikit cenderung menurut tatapi belum bisa diketahui dengan pasti sehingga Paslon Usman-Bassam lebih fokus menghidupkan UMKM di desa-desa demi menunjang PAD Halsel kedepan.
Semnetara itu, Usman Sidik menambahkan bakal menggenjot PAD tetapi tidak menguras keringat rakyat kecil yakni akan membuat ekonomi kerakyatan dalam hal ini 3 desa 1 industi kecil untuk pemulihan ekonomi kerakyatan. Usman menjelaskan jangan hanya target capai dan lebih naiknya PAD Halsel lalu melakukan penagihan karcis dan lain sebagainya terhadap rakyat kecil yang tidak masuk akal.
“Jangan hanya ingin tlcapai target atau naikan PAD Halsel tetapi jangan terlalu menguras suar keringat rakyat,” kata Wakil Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat, Partai Kebangkitan Bangsa itu.
Selain itu putra terbaik Makian Kayoa itu juga mengaku, peningkatan PAD Halsel kedapan dalam situasi pandemi ini, Paslon nomor 2 Usman-Bassam juga mengadakan sentral ekonomi di bidang perikanan bagi masyarakat yang berprofesi sebagai pelaut atau nelayan. “Kita tahu sendiri masyarakt kita yang profesinya nelayan dan petani jadi kita harus tahu apa yang sangat dibutuhkan dan kita akan penuhi itu,” papar mantan wartawan 20 tahun lebih itu.
Lebih jelas lagi mantan Wartawan RCTI kurang lebih 20 tahun itu selaku Pemda Halsel tidak perlu mengejar target capainya PAD namun harus menguras tenaga dan air mata masyarakat Halsel karena baginya itu sangat tidak baik.(van)












