TERNATE – DPD GMNI Maluku Utara tetap berdiri tegak dengan sikap politik yang telah disampaikan beberapa waktu kemarin. Dengan sikap politik GMNI Maluku Utara tetap mendorong pelaksanaan Musda KNPI secara bersama-sama dan menolak pelaksanaan musda yang masih versi-versi.
“Mereka tidak boleh beralibi bahwa KNPI di Maluku Utara hanya satu tapi yang terjadi masih dua versi malah tiga versi yakni versi Irman Saleh, versi Rusdi Yusup dan versi Surahman, artinya KNPI belum satu,” kata Ketua Bidan Politik DPD GMNI Maluku Utara Asrul Lamunu kepada segmen.co.id Ahad 9 Mei 2021.
Asrul bilang, kalau di tubuh KNPI Maluku Utara saja belum satu bagimana mau menyatukan pemuda dengan mengagregasi kepentingan pemuda di jajira Moloku Kie Raha. Oleh karena tidak menjadi relevan ketika menyebut KNPI hanya satu sementara konteksnya berbeda.
Sehingga itu, DPD GMNI Maluku Utara mendorong agar ketiga kepengurusan KNPI di Maluku Utara untuk tidak mempertahankan ego sektoralnya masing-masing dan harus berjiwa besar untuk menyatukan tekad satukan pemuda dengan satu kepengurusan KNPI.
DPD GMNI Maluku Utara juga mendukung pernyataan KAMMI Maluku Utara untuk menolak Musda KNPI yang akan dilaksanakan di Halmahera Utara oleh versi Rusdi Yusup, karena menurutnya GMNI Maluku Utara jika Musda tetap di paksakan untuk di gelar maka sudah pasti akan menimbulkan perpecahan, artinya mereka tidak punya itikad baik untuk menyatukan kepengurusan KNPI di Maluku Utara.
Oleh karenanya DPD GMNI Maluku Utara akan menggalang kekuatan bersama dengan OKP Cipayung Plus untuk mengundang ketiga kepengurusan KNPI Maluku Utara dalam satu forum dan mendudukkan persoalan tersebut dengan satu tekad satu pemuda, satu KNPI.
“Kita tau bersama bahwa tiga versi KNPI ini terjadi secara nasional, tetapi sangat tidak elok ketika melalui pemerintah pusat dalam hal ini adalah kementerian hukum dan hak azasi manusia (kemenkumham) telah mencabut surat keputusan yang sebelumnya di keluarkan untuk diakuinya kepengurusan DPP KNPI yang di pimpin oleh Nurfajriansyah dan memediasi ketiga kepengurusan untuk melebur menjadi satu, dan telah disetujui untuk di lakukan kongres bersama,” tandas Asrul sembari mengartikan ada itikad baik dari pemerintah untuk menyatukan kepengurusan KNPI ini. sehingga itu, yang ada di daerah ini jangan Jangan dulu lah kita bangun kotak-kotak.(dam)












