Labuha – Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) mendapat apresiasi dari UPTD RSJ Sofifi karena menjadi daerah yang peduli dengan penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Provinsi Maluku Utara (Malut).
Halsel pun ditunjuk sebagai percontohan atau pilot project penanganan ODGJ di Malut.
Hal ini disampaikan oleh Direktur RSJ Sofifi, Yazzit Mahari, yang mengatakan bahwa Halsel adalah satu-satunya kabupaten di Malut yang telah mengirim 34 pasien ODGJ ke RSJ Sofifi sejak tahun 2021 hingga saat ini. Empat di antaranya bahkan dalam kondisi terpasung.
“RSJ Sofifi sejak melakukan pelayanan di bulan Agustus 2020 baik pelayanan di RSJ maupun di sosial masyarakat, baru Kabupaten Halmahera Selatan satu-satunya di Maluku Utara yang peduli keberlangsungan ODGJ,” ujar Yazzit Mahari, baru-baru ini.
Menurut Yazzit, Halsel telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam menjamin ODGJ mendapatkan layanan rujukan kesehatan yang berkualitas dan berkesinambungan.
Hal ini dibuktikan dengan adanya MoU antara RSJ Sofifi dengan Pemkab Halsel, serta antara Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Halsel.
“MoU ini bakal dikuatkan dengan Perda, ini membuktikan komitmen Pak Usman Sidik dalam menjamin ODGJ tetap mendapatkan layanan rujukan kesehatan,” kata Yazzit.
Yazzit juga mengapresiasi Bupati Halsel, Usman Sidik, yang menjadi satu-satunya kepala daerah di Malut yang peduli dengan masyarakatnya terutama ODGJ.
Ia berharap kebijakan yang sama juga dilakukan oleh kabupaten lain di Malut.
“Mudah-mudahan ada kabupaten lain di Maluku Utara yang peduli masyarakatnya yang menderita ODGJ, kalau bukan pemerintahnya siapa lagi,” tuturnya.
Sementara itu, dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia pada tanggal 10 Oktober 2023 kemarin, Pemkab Halsel menerima piagam penghargaan dari UPTD Rumah Sakit Jiwa Sofifi.












