LABUHA – Lantai dua Kantor Bupati Halmahera Selatan (Halsel) terbakar. Kejadian naas itu pada Rabu (20/04) malam.
Pantauan segmen.co.id menyebutkan sekitar pukul 20:30 Wit api bermula diruang Sekretaris Daerah Halsel Ir. Saiful Turuy.
Berenjak dari situ api terus merembet ke ruangan asisten bupati, yang berdekatan dengan ruang Sekda Halsel.
Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut namun dugaan kuat adanya kosleting listrik sehingga terjadinya pericikan api hingga terjadilah kebakaran.
Selain ruang Sekda dan ruang para Asisten Bupati, ruangan Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Halsel Bassam Kasuba serta lantai dua kantor bupati ikut dilalap si jago merah.
Akibat kebakaran itu, Dinas Pemadam Kebakaran Halsel kerahkan satu unit mobil kebakaran, satu mobil tengky serta dibantu satu mobil pemadaman milik Badar Udara Oesman Sadik juga ikut membantu untuk melakukan pemadaman.
Namun upaya itu agak terkatung-katung akibat gedung tersebut berlantai dua serta naas itu terjadi pada malam hari.
Api berhasil dipadamkan kurang lebih tiga jam, namun sejumlah dokumen penting berhasil diselamatkan.
Kapolres Halsel AKBP Hery Pruwanto mengatakan, kejadian awal bertepatan dengan sholat tarawi (08:30) sehingga saat ini belum diketahui pasti penyebabnya apa?.
“Kejadian tadi pas tarawi, jadi belum diketahui pasti penyebabnya apa,” ujarnya.
Hery bilang menunggu selesai dipadamkan barulah dilakukan penyelidikan penyebabnya awal kebakaran tersebut.S
Lanjutnya, setelah mengetahui ia langsung menghubungi seluruh stekholder (damkar-basarnas) untuk membantu melakukan pemadaman. “Kita belum tahu penyebabnya jadi nanty setelah ini kita langsung olah TKP,” paparnya.
Menurutnya setelah diedintifikasi barulah tahu penyebab kebakaran ini apakah kosletik listrik atau seperti apa. “Nanti kita kita tahu setelah kita identifikasi,” paparnya.
Sementara Ilas salah Satu Satpol-PP yang piket di pintu belakan kantor bupati mengaku api awal diruangan Sekda Halsel tetapi yang dilihat pertama adalah warga yang lagi melakukan sholat tarawi.
“Yang lihat pertama orang yang tarawi karena dari pos belakan ini terpeleh dengan gedung aulah jadi tidak bisa lihat,” ujar Silas
Ilas menambahkan setelah mendengar teriak orang-orang yang sholat tarawi, dirinya langsung mengecek hanya ruangan Sekda Halsel terkunci. Kemudian pihaknya menghubungi teman Satpol-PP yang piket depan untuk memadamkan tapi api terus membesar.
“Dong bataria langsung torang cek tapi pintu pak sekda tarutup jadi saya panggil teman lainnya untuk Kase mati hanya tidak bisa jadi api Tamba Basar,” tutupnya.
Terpisah Bupati Halsel Usman Sidik mengaku tidak ada berkas penting yang ikut terbakar, semua berkat penting berhasil diselamatkan.
“Semua berkas penting berhasil diselamatkan,” tandasnya. (red)












