Ruslan Bian: Mari Kita Sama-sama Bumingkan Gerakan Bersih Pantai
 |
| RUSLAN BIAN |
TERNATE, SG – Melestarikan sumber daya laut bukan hanya soal tidak membuang sampah di laut, menjaga kelestarian dan populasi biota laut tetap seimbang sangat penting.
Sebagai bentuk kepedulian akan kelestariannya, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Ternate melepasliarkan 200 ekor tukik atau benih penyu hijau di Pantai Kastela, Kelurahan Kastela, Ternate Pulau pada Minggu pekan ini. “Polairud, Lanal Ternate, Bea Cukai, Pertamina, Basarnas dan BUMN ikut dilibatkan,” kata Kepala DKP Ternate, H. Ruslan Bian.
 |
| Tukik yang baru menetas |
Selain melepasliarkan benih penyu, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan bersih-bersih pantai dan upacara menghadap laut selama dua menit diiringi lagu Padamu Negeri di 74 titik di seluruh Indonesia.
“Ini instruksi Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti sebagaimana dalam organisasi Pandu Laut dengan nomor 08751/MENKP. Khusus Maluku Utara ada dua titik yaitu Ternate dan Morotai,” tambahnya.
 |
| Serakan sampah di laut |
Bakal calon wali kota ini mengatakan sebelum acara Pandu Laut dilakukan lebih dahulu membersikan serakan sampah laut dilanjutkan dengan formasi HUT RI Ke-74 diikuti melepasliarkan anak penyu hijau (tukik). “Ada bendera Indonesia dibentangkan sepanjang Pantai Kastela,” katanya.
Menurutnya, pengetahuan masyarakat akan kebersihan dan kelestarian sumber daya laut belum membuming di Malut, khususnya di Kota Ternate. Karena itu dia meminta sekaligus mengimbau kepada masyarakat khususnya di Kecamatan Ternate Pulau bersama-sama mengampanyekannya.
“Terutama masyarakat yang berdekatan dengan Pantai Kastela. Mari kita sama-sama membumikan gerakan bersih pantai agar generasi kedepan tetap bisa menikmatinya,” pintanya. (red)