LABUHA – DPD Partai Gerindra Maluku Utara mulai mematangkan strategi politik menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2029. Sejumlah nama kader potensial telah dipersiapkan untuk bertarung merebutkan kursi DPRD Provinsi Maluku Utara dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV Halmahera Selatan.
Dari total 9 kursi DPRD Maluku Utara yang diperebutkan di Dapil Halmahera Selatan, Gerindra menargetkan perolehan empat kursi.
Untuk mewujudkan target tersebut, partai berlambang kepala garuda itu mulai menyusun kekuatan dan menyiapkan figur-figur yang dinilai memiliki peluang besar meraih dukungan masyarakat.
Salah satu nama yang mencuat adalah Rosita Syarif, yang saat ini menjabat sebagai Bendahara DPD Gerindra Provinsi Maluku Utara.
Nama Rosita Syarif disebut langsung oleh Ketua DPD Gerindra Maluku Utara, Sahril Thahir, dalam agenda pertemuan dan konsolidasi bersama jajaran kader Gerindra di Halmahera Selatan.
Menurut Sahril, Rosita masuk dalam daftar bakal calon legislatif (Caleg) Gerindra untuk DPRD Provinsi Maluku Utara dari Dapil Halmahera Selatan. Selain itu dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman organisasi, kehadirannya juga menjadi bagian dari pemenuhan kuota minimal 30 persen keterwakilan perempuan dalam pencalonan legislatif.
“Sudah ada beberapa nama yang mulai dipersiapkan, termasuk Rosita Syarif. Gerindra ingin memastikan kader-kader terbaik tampil dan siap bertarung untuk memenuhi target perolehan kursi DPRD Provinsi Maluku Utara dari Dapil Halmahera Selatan,” ujar Sahril.
Sahril menegaskan, Gerindra tidak ingin terlambat dalam menyiapkan kekuatan politik menuju Pemilu 2029. Karena itu, partai mulai melakukan langkah-langkah strategis sejak dini dengan menyiapkan figur potensial yang memiliki kapasitas, kedekatan dengan masyarakat, serta kemampuan membesarkan partai di tingkat daerah.
Selain menyiapkan calon legislatif, Sahril juga meminta seluruh kader untuk memperkuat konsolidasi internal, merapikan struktur partai hingga tingkat ranting, serta membangun komunikasi politik yang lebih intensif dengan masyarakat.
Langkah tersebut dinilai sebagai sinyal kuat bahwa Gerindra mulai memanaskan mesin politik lebih awal guna memperkuat basis dukungan dan menjadikan Halmahera Selatan sebagai salah satu daerah strategis pada Pemilu 2029.
“Gerindra mulai bergerak lebih awal dengan menyiapkan figur-figur terbaik untuk Pemilu 2029. Target kami jelas, memperkuat perolehan kursi DPRD Maluku Utara dari Dapil Halmahera Selatan,” tandanya mengakhiri.(red)












