Pemadaman Karhutla di Kawasi Terkendala Akses ke Titik Api

Sabtu, 17 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karhutla di Kawasi kembali terjadi mulai 14 Oktober 2026 (Dok: Istimewa)

Karhutla di Kawasi kembali terjadi mulai 14 Oktober 2026 (Dok: Istimewa)

LABUHA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali muncul di sekitar tempat pembuangan sampah (TPS) Desa Kawasi, Kecamatan Obi, Halmahera Selatan (Halsel), sejak 14 Oktober 2026.

Pemerintah Desa Kawasi bersama masyarakat dan tim perusahaan kembali melakukan penanganan untuk mengendalikan api dan mencegah penyebarannya.

Sekretaris Desa Kawasi, Frans Datang, mengatakan kebakaran kembali menjadi perhatian setelah api sebelumnya berangsur padam melalui penanganan bersama. Ia menjelaskan bahwa api sebelumnya muncul di area penimbunan sampah warga, bukan di titik-titik api yang sebelumnya telah dipadamkan.

“Kami berharap penanganan kali ini bisa kembali dilakukan melalui kerja sama semua pihak. Pemerintah desa, masyarakat, dan perusahaan perlu saling mendukung agar api dapat dikendalikan dan tidak meluas,” ujar Frans.

Baca Juga :  Tragedi Berdarah 2 Nyawa Melayang, Polisi Didesak Usut Tuntas Kasus Tambang Ilegal Anggai

Dalam penanganan kali ini, Crisis Management Team (CMT) Harita Nickel membagi personel ke dalam tiga tim dengan tugas berbeda. Tim pertama melakukan survei lapangan untuk memastikan akses yang dapat dilalui kendaraan pemadam dan truk pengangkut air. Tim kedua disiapkan untuk melakukan pemadaman langsung setelah akses dinyatakan aman, sedangkan tim ketiga mengawasi perimeter untuk mengantisipasi potensi penyebaran api.

Berdasarkan pemantauan terakhir, titik api diperkirakan berjarak sekitar 400–600 meter dari fasilitas perusahaan. Pembukaan akses menuju lokasi menjadi salah satu prioritas, disertai penyiapan peralatan untuk mendukung pemadaman dan pembangunan sekat bakar.

Pemerintah desa dan masyarakat turut terlibat dalam penanganan di lapangan, sementara CMT Harita Nickel mengoordinasikan dukungan personel dan peralatan untuk mendukung operasi pengendalian kebakaran.

Baca Juga :  Puluhan Wartawan di Halsel Walk Out Pada Dialog Harita

Di tengah kondisi tersebut, kewaspadaan terhadap karhutla juga menjadi perhatian di tingkat regional. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat Maluku Utara untuk mewaspadai risiko karhutla pada periode 15–21 Oktober 2026, seiring rendahnya curah hujan dan kondisi cuaca yang didominasi berawan hingga cerah berawan. BMKG juga mengimbau masyarakat agar tidak membakar lahan maupun sampah sembarangan karena dapat memicu kebakaran.

Dalam kesempatan terpisah, Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Halmahera Selatan, Fransiska Thendean, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak karhutla terhadap kualitas udara, terutama bagi kelompok rentan.

“Kebakaran ini dipicu oleh cuaca ekstrem dan fenomena alam yang kadang sulit dihindari. Untuk itu, mari sama-sama kita tingkatkan kewaspadaan terhadap kualitas udara, terutama bagi warga yang rentan,” ujar Fransiska, yang akrab disapa Siska.(red) 

Baca Juga :  Panitia Pilkades di Bacan Timur Ribut dengan LSM

Berita Terkait

Bupati Halsel Buka Forum Evaluasi Penanganan Stunting 2027
Lagi Bupati Bassam Tekankan Kedisiplinan ASN Halmahera Selatan
Pimpin Apel Gabungan Bupati Halsel Larang ASN Terlibat Judol
Wabup Halmahera Selatan Jawab Dua Ranperda 
Berita Skandal Lelang Cathlab Tiga Wartawan Dipolisikan, PWI Halsel Kecam Iksan Kaleserang
Pemda Halsel Dorong Penggunaan Aset Daerah Dioptimalkan
Tetapkan RDTR Pemda Halmahera Selatan Buka Ruang Investasi
Masyarakat Laigoma Kayoa Kembali Palang Kantor Desa
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Pemadaman Karhutla di Kawasi Terkendala Akses ke Titik Api

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Bupati Halsel Buka Forum Evaluasi Penanganan Stunting 2027

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Lagi Bupati Bassam Tekankan Kedisiplinan ASN Halmahera Selatan

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Pimpin Apel Gabungan Bupati Halsel Larang ASN Terlibat Judol

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:29 WIB

Wabup Halmahera Selatan Jawab Dua Ranperda 

Berita Terbaru

Karhutla di Kawasi kembali terjadi mulai 14 Oktober 2026 (Dok: Istimewa)

Berita Terkini

Pemadaman Karhutla di Kawasi Terkendala Akses ke Titik Api

Sabtu, 17 Okt 2026 - 11:34 WIB

Berita Terkini

Bupati Halsel Buka Forum Evaluasi Penanganan Stunting 2027

Selasa, 13 Okt 2026 - 09:07 WIB

Apel Gabungan ASN Halsel di Lapangan Kantor Bupati pada Senin 12 Oktober 2026 (dok: segmen.co.id)

Berita Terkini

Lagi Bupati Bassam Tekankan Kedisiplinan ASN Halmahera Selatan

Senin, 12 Okt 2026 - 12:26 WIB

Suasana Apel Gabungan Pemda Halsel dipimpin langsung Bupati H. Bassam Kasuba (Dok: segmen.co.id)

Berita Terkini

Pimpin Apel Gabungan Bupati Halsel Larang ASN Terlibat Judol

Senin, 12 Okt 2026 - 12:14 WIB

Helmi Umar Mukshin Wakil Bupati Halmahera Selatan. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Wabup Halmahera Selatan Jawab Dua Ranperda 

Kamis, 8 Okt 2026 - 00:29 WIB